Beranda Kutai Timur DWP Lima Kecamatan Dikukuhkan, Pengurus Diminta Hidupkan Organisasi

DWP Lima Kecamatan Dikukuhkan, Pengurus Diminta Hidupkan Organisasi

26 views
0

Pengukuhan Pengurus DWP Lima Kecamatan di Kutim. Foto : Munirah/Pro Kutim

SANGATTA – Suasana khidmat menyelimuti Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Sangatta Utara, Rabu (24/6/2026). Di ruang itulah tonggak baru bagi penguatan organisasi perempuan pendamping Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dimulai. Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari lima kecamatan resmi dikukuhkan dan mengemban amanah untuk menggerakkan organisasi secara lebih aktif hingga ke tingkat wilayah. Pengukuhan tersebut mencakup jajaran pengurus DWP Kecamatan Rantau Pulung, Bengalon, Teluk Pandan, Sangatta Selatan, dan Sangatta Utara sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan.

Prosesi berlangsung tertib dan sarat nuansa kekeluargaan. Sejumlah unsur pemerintahan turut hadir menyaksikan momen tersebut, mulai dari jajaran pengurus DWP Kabupaten Kutim, para camat dari wilayah terkait, hingga perwakilan unsur vertikal seperti Koramil dan Polsek Sangatta Utara. Turut hadir Penasehat DWP Kutim yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutim, Ny Hj Siti Robiah. Kehadirannya menjadi peneguh semangat bagi para pengurus yang baru dilantik untuk menjalankan roda organisasi secara berkesinambungan.

Bagi organisasi perempuan yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembinaan keluarga aparatur sipil negara, pengukuhan bukan sekadar seremoni. Momentum tersebut menjadi titik pangkal untuk memastikan program kerja benar-benar menjangkau anggota dan memberi kemaslahatan bagi keluarga ASN.

Ketua DWP Kutim, Lisnawarty, dalam arahannya menekankan pentingnya keaktifan organisasi di tingkat kecamatan. Menurut dia, tantangan terbesar bukan terletak pada penyusunan program, melainkan menjaga partisipasi anggota agar tetap terlibat dalam setiap kegiatan yang dirancang.

“Setelah kita melakukan pengukuhan ini, saya ingatkan lagi undang seluruh ASN yang ada di kecamatan masing-masing, tidak ada alasan untuk tidak aktif walaupun memang sulit untuk mengumpulkan mereka,” tegasnya.

Pesan itu menjadi penanda bahwa keberhasilan organisasi tidak dapat ditopang oleh segelintir pengurus semata. Diperlukan keterlibatan kolektif seluruh anggota agar program yang telah dirancang dapat berjalan secara efektif.
Lisnawarty juga mengingatkan bahwa komunikasi yang terbuka dan program yang terarah merupakan kunci utama dalam menjaga denyut organisasi tetap hidup.

“Jika kita sampaikan program yang jelas, terarah dan bermanfaat bagi anggota, insyaallah semua akan berjalan lancar,” ucapnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan pentingnya membangun kepercayaan anggota melalui kegiatan yang memiliki tujuan jelas dan memberi nilai guna. Dengan demikian, organisasi tidak hanya hadir sebagai wadah formal, tetapi juga menjadi ruang bertukar pengetahuan, mempererat jejaring sosial, serta memperkuat ketahanan keluarga ASN.

Sementara itu, Penasehat DWP Kutim, Ny Hj Siti Robiah, menyampaikan pesan yang tak kalah penting mengenai disiplin dan komitmen kehadiran anggota dalam setiap agenda organisasi. Menurutnya, keterlibatan seluruh pegawai di tingkat kecamatan menjadi faktor penentu keberlangsungan program yang telah disusun. Kehadiran anggota tidak hanya dimaknai sebagai pemenuhan kewajiban administratif, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap gerak organisasi.

“Kalau di kecamatan pegawainya ada 50 orang, baik itu laki-laki maupun perempuan, maka kalau ada kegiatan, 50 itu juga harus hadir,” ujarnya.

Pesan tersebut menggambarkan harapan agar organisasi mampu membangun semangat kebersamaan yang utuh. Dalam iklim kerja pemerintahan yang semakin dinamis, sinergi antarpersonel menjadi modal penting untuk memperkuat pelaksanaan berbagai program pemberdayaan. Keberadaan DWP selama ini dinilai memiliki peran vital dalam mendukung tugas para aparatur sipil negara. Di sisi lain, organisasi ini juga menjadi wahana pengembangan kapasitas anggota sekaligus motor penggerak kesejahteraan keluarga.

Melalui pengukuhan pengurus di lima kecamatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara DWP dan pemerintah kecamatan. Sinergi itu menjadi bekal penting untuk menghadirkan program yang tidak hanya bermanfaat bagi anggota, tetapi juga memberi dampak positif bagi lingkungan sosial di sekitarnya.

Menjelang akhir kegiatan, suasana formal berangsur mencair. Para pengurus yang baru dikukuhkan menerima ucapan selamat dari tamu undangan dan kolega yang hadir. Sesi foto bersama menutup rangkaian acara yang berlangsung lancar, tertib, dan penuh keakraban.
Dari sebuah ruang pertemuan di Sangatta Utara, amanah baru itu kini bermula. Tugas berikutnya menanti, menghidupkan organisasi, merawat partisipasi, dan memastikan setiap program benar-benar berdaya guna bagi keluarga aparatur serta masyarakat di lingkungannya. (kopi14/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini