Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah. Foto: Dewi/Pro Kutim
SANGATTA SELATAN — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Siti Robiah Ardiansyah mendorong masyarakat agar menjadikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Siti usai kegiatan Launching ASRI memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Jumat (26/6/2026).
Menurutnya, gerakan pemberdayaan masyarakat melalui PHBS merupakan langkah penting yang perlu dilakukan secara berkelanjutan agar memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan. Harapannya menjadi kebiasaan masyarakat, ditambah lagi dengan pemanfaatan pekarangan dan potensi yang ada di desa. Jika diaktifkan bersama, insyaallah desa akan menjadi desa yang maju,” ujar Siti Robiah.
Ia menjelaskan, PHBS tidak hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesehatan keluarga secara menyeluruh. Kebiasaan hidup sehat menjadi fondasi dalam menciptakan keluarga yang kuat dan mandiri.
“Saya menghimbau seluruh masyarakat Kutai Timur agar menjadikan PHBS ini sebagai perilaku dan kebiasaan. PHBS arahnya kepada kesehatan secara menyeluruh. Ketahanan keluarga juga dimulai dari kesehatan, karena kalau keluarga tidak sehat, ketahanan keluarga juga tidak bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Siti Robiah berharap kegiatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan berbagai pihak dapat terus berkembang, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang sehat, masyarakat yang peduli, serta desa-desa yang semakin maju.
Kegiatan Launching ASRI tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Kutim, dengan semangat mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(kopi15/kopi13/kopi3)

































