Beranda Kutai Timur E-Sport Tournament Bupati Cup Kutim 2025 Dibuka, Olahraga Digital Peluang Ekonomi Besar

E-Sport Tournament Bupati Cup Kutim 2025 Dibuka, Olahraga Digital Peluang Ekonomi Besar

193 views
0

Suasana pembukaan E-Sport Tournament Bupati Cup Kutim 2025 dihadiri Wakil Bupati Mahyunadi. Foto: Dewi/Pro Kutim

SANGATTA – Kompetisi E-Sport Tournament Bupati Cup Kutai Timur (Kutim) 2025 resmi dibuka meriah di Gedung Wanita Bukit Pelangi, Jumat (28/11/2025). Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, secara resmi membuka ajang ini, sekaligus mengapresiasi pesatnya perkembangan dunia olahraga digital di daerah. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala Dispora Basuki Isnawan, perwakilan KONI Kutim Rahman, dan Ketua Umum E-Sport Kutim Maswar ini, pengurus IESPA (Indonesia Esports Association) Kutim yang disambut antusias oleh para peserta.

Mengusung tema “Jembatan Digital Menuju Kutim Hebat,” turnamen ini diikuti oleh sekitar 150 peserta dari berbagai kecamatan. Mereka akan berkompetisi selama empat hari, hingga 1 Desember 2025, dalam dua kategori perlombaan dengan total hadiah mencapai Rp 22 juta.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mahyunadi menegaskan bahwa E-Sport telah melampaui batas permainan. Menurutnya, ini adalah wadah untuk membangun karakter, kreativitas, dan yang paling penting, menciptakan peluang ekonomi bagi generasi muda.

“Kita ingin generasi muda Kutim tidak hanya aktif, tetapi juga adaptif terhadap perubahan teknologi. E-sport bukan sekadar permainan, tetapi industri besar yang harus kita manfaatkan sebagai peluang,” ujar Mahyunadi.

Ia juga menegaskan bahwa perkembangan e-sport di Indonesia, termasuk Kutim, merupakan bagian dari transformasi industri digital. Ia mencontohkan bagaimana e-sport kini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga peluang karier yang mampu melahirkan atlet berprestasi dan konten kreator yang sukses secara ekonomi.

Mahyunadi juga membagikan kisah pribadi mengenai kedekatannya dengan dunia game. termasuk hobi bermain PUBG dan bagaimana teknologi digital menjadi sarana bermain sekaligus membangun kedekatan dengan anak-anak muda. Ia menekankan bahwa pemerintah perlu hadir mengawasi dan mengarahkan aktivitas digital generasi muda agar tetap memberi dampak positif.

“Dari hobi bisa menjadi prestasi, dan dari prestasi dapat menjadi kebanggaan bagi keluarga, daerah, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Mahyunadi turut menekankan pentingnya literasi digital, kedisiplinan berteknologi, serta pemanfaatan internet secara bijak. Ia mengingatkan risiko buruk dari penggunaan gawai tanpa kendali, seperti kecanduan, akses pada konten negatif, hingga praktik judi online yang meresahkan masyarakat.

Terkait pencapaian Kutim dalam ajang POPDA yang berhasil masuk lima besar dan meraih medali emas, perak, dan perunggu dari atlet-atlet lokal, Mahyunadi menyampaikan pentingnya pembinaan sejak usia sekolah serta komitmen untuk tidak lagi mengandalkan atlet “pinjaman” dari luar daerah.

Ia pun mendorong agar fasilitas penunjang e-sport terus ditingkatkan.

“Panitia dan komunitas e-sport bisa untuk mengajukan kebutuhan seperti perangkat, jaringan, atau teknologi pendukung kepada Dinas Pemuda dan Olahraga untuk dipertimbangkan dalam penganggaran,” sebutnya.

Menutup sambutannya, ia memberikan pesan moral kepada seluruh peserta agar menjaga ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Ia menilai bahwa karakter dan integritas generasi muda adalah fondasi penting bagi masa depan bangsa.

Sementara itu Ketua Panitia, Aulia Rayhand Defgand, menyampaikan bahwa turnamen ini bertujuan mempererat silaturahmi antar komunitas sekaligus mengidentifikasi talenta baru yang siap dibina untuk mewakili Kutim di berbagai kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.

Senada, Perwakilan KONI Kutim, Rahman, menambahkan bahwa E-Sport telah diakui sebagai cabang olahraga resmi. Oleh karena itu, turnamen ini menjadi bagian penting dari persiapan Kutim menghadapi babak kualifikasi e-sport tingkat Provinsi Kaltim.

Rahman juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh pemerintah daerah dan Dispora yang konsisten mendorong kemajuan olahraga digital.

Pembukaan turnamen ini menunjukkan komitmen Kutim dalam menyongsong era digital. Diharapkan ajang ini dapat melahirkan generasi muda kreatif, berprestasi, dan berdaya saing tinggi, sekaligus membuktikan masa depan cerah bagi olahraga elektronik di daerah.(kopi15/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini