Penampilan siswa YPPSB di Young Voice Concert. Foto: Rusliansyah/Awal Pro Kutim
SANGATTA – Tepuk tangan panjang dan decak kagum mengiringi setiap penampilan dalam Young Voice Concert yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Kudungga, Senin (15/12/25) malam yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Prima Swarga Bara (YPPSB). Acara ini menampilkan berbagai sajian seni, mulai dari vokal, paduan suara massal, hingga kolaborasi musik yang seluruhnya dibawakan oleh siswa YPPSB.
Acara ini dimeriahkan oleh penampilan Marching Band Waditra Prima Sangatta, sajian seni musik tradisional melalui Prima Harmonic, serta paduan suara yang melibatkan sekitar 1.000 murid YPPSB dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi, Ketua DPRD Kutim Jimmi, perwakilan PD, Forkopimda, pimpinan PT Kaltim Prima Coal (KPC), Ketua Yayasan YPPSB, pengurus dan manajemen YPPSB, serta orang tua siswa dan masyarakat Kutim.
Mahyunadi yang hadir langsung dalam acara tersebut mengaku terpukau dengan kualitas pertunjukan yang ditampilkan para siswa, bahkan menyamakannya dengan konser musik berskala nasional seperti yang biasa digelar di Balai Sarbini, Jakarta.

Mahyunadi mengungkapkan rasa kagumnya sejak pertama kali tiba di lokasi acara. Menurutnya, atmosfer konser begitu megah dan tertata dengan baik sehingga membuatnya seolah tidak sedang berada di Sangatta.
“Saya jujur merasa tidak di Sangatta. Serasa sedang menonton konser di Balai Sarbini. Ini luar biasa,” ujarnya.
Ia juga menyoroti keberhasilan pihak sekolah dan yayasan dalam menyiapkan pertunjukan yang berkualitas tinggi, baik dari segi konsep, teknis, maupun penampilan para siswa. Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah paduan suara yang melibatkan sekitar 1.000 siswa, yang dinilai mampu tampil harmonis dan memukau.

Selain mengapresiasi penampilan siswa, Mahyunadi turut menyampaikan penghormatan kepada jajaran pengurus yayasan, kepala sekolah, guru, pelatih, serta para orang tua siswa yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan bakat dan kreativitas anak-anak Kutim.
Menurutnya, kegiatan seperti Young Voice Concert menjadi bukti bahwa dunia pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mampu menjadi ruang tumbuh bagi seni, karakter, dan kepercayaan diri generasi muda. Ia menilai, potensi anak-anak Kutim tidak kalah dengan daerah lain, bahkan mampu bersaing di tingkat nasional apabila diberikan ruang dan dukungan yang tepat.
Mahyunadi juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kutim. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan positif yang mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan berakhlak mulia.

“Semua kreasi seperti ini perlu kita dukung bersama. Ini bukan hanya hiburan, tetapi investasi untuk masa depan Kutim,” pungkasnya.
Young Voice Concert pun ditutup dengan antusiasme tinggi dari penonton. Bagi Mahyunadi, konser tersebut bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan simbol bahwa Kutim memiliki potensi besar di bidang pendidikan dan kebudayaan yang patut terus dirawat dan dikembangkan ke depan.(kopi17/kopi13/kopi3)




































