Beranda Kutai Timur Astra Agro Lestari Merawat Sinergis bersama Jurnalis

Astra Agro Lestari Merawat Sinergis bersama Jurnalis

120 views
0

Teks: suasana buka puasa bersama, manajemen Astra Agro Lestari bersama para jurnalis dan humas Pemkab Kutim. (Ist)

SANGATTA – Senja yang perlahan turun di Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menghadirkan suasana yang hangat dalam sebuah pertemuan sederhana namun sarat makna. PT Astra Agro Lestari Tbk (PT AALI) menggelar buka puasa bersama dengan insan pers setempat. Di balik hidangan berbuka yang terhampar, terselip ikhtiar untuk merawat jalinan silaturahmi sekaligus memperteguh kemitraan antara dunia usaha dan media. Pertemuan itu juga dihadiri sejumlah jurnalis dari berbagai media, termasuk jurnalis Pro Kutim yang merupakan media resmi unsur pimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab itu mempertemukan perwakilan perusahaan dengan para jurnalis yang selama ini menjadi bagian penting dalam arus penyebaran informasi kepada masyarakat. Bagi perusahaan, pertemuan tersebut bukan semata agenda seremonial Ramadan, melainkan ruang perjumpaan untuk memperkuat simpul komunikasi yang selama ini telah terjalin.

Perwakilan anak perusahaan PT AALI, Syukron dari PT Karyanusa Eka Daya (PT KED), menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang hadir. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kesediaan insan pers meluangkan waktu untuk hadir dalam kebersamaan tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan ini sudah kita lakukan yang kedua kalinya. Semoga silaturahmi seperti ini terus berlanjut ke depannya,” ujar Syukron.

Menurut dia, kegiatan berbuka puasa bersama tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga hubungan yang harmonis dengan berbagai pihak, termasuk media. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sebagai ruang temu yang mempererat hubungan baik antara perusahaan dan insan pers di Kutim.

PT KED, sebagai bagian dari PT AALI, selama ini dikenal tidak hanya berkutat pada aktivitas operasional perusahaan. Di wilayah operasionalnya, terutama di Kecamatan Wahau dan Telen, perusahaan juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Program tersebut meliputi dukungan terhadap kegiatan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan. Bentuknya beragam, mulai dari keterlibatan dalam kegiatan sosial, pelestarian adat istiadat lokal, hingga pemberdayaan desa.

Selain itu, perusahaan turut mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Upaya ini dipandang penting sebagai bagian dari penguatan perekonomian masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, termasuk di Kutim.

Dalam kesempatan itu, Syukron juga membuka ruang yang lebih luas bagi insan pers untuk mengenal secara langsung aktivitas perusahaan. Ia mengundang para wartawan untuk datang dan melihat secara lebih dekat kegiatan yang dijalankan perusahaan di lapangan.

“Kami mengundang rekan-rekan wartawan untuk datang langsung ke perusahaan kami,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa peran media memiliki arti penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang disajikan secara profesional, publik dapat memperoleh gambaran yang utuh mengenai berbagai kegiatan perusahaan.

“Semoga silaturahmi ini terus terjalin sehingga informasi seputar perusahaan dapat tersampaikan dengan baik melalui media,” katanya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutim, Wardi, dalam kesempatan yang sama menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai pertemuan seperti ini memberikan ruang dialog yang positif antara perusahaan dan insan pers.

“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antara perusahaan dan insan pers. Kami berharap hubungan baik seperti ini dapat terus terjaga,” ujar Wardi dalam sambutannya.

Di tengah geliat pembangunan daerah, sinergi antara dunia usaha, media, pemerintah, dan masyarakat menjadi unsur penting yang saling melengkapi. Perusahaan menjalankan aktivitas ekonomi, masyarakat menjadi penerima manfaat, sementara media menjalankan perannya sebagai penyalur informasi kepada publik. Mendukung program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah.

Dalam bingkai kebersamaan Ramadan, pertemuan sederhana itu seolah menegaskan kembali satu hal, kemajuan daerah tidak lahir dari satu pihak semata, melainkan dari kerja bersama yang dipintal melalui komunikasi, kepercayaan, dan saling pengertian. Sebuah simpul sinergi yang terus dirawat demi kemajuan Kutim. (kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini