Beranda Kutai Timur Usung Kampung Mandiri Batik, PKK Swarga Bara Juara I Gelari Pelangi Kaltim

Usung Kampung Mandiri Batik, PKK Swarga Bara Juara I Gelari Pelangi Kaltim

66 views
0

TP PKK Swarga Bara meraih juara 1 Gelari Pelangi Kaltim. Foto: Istimewa

SAMARINDA — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Swarga Bara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran keluarga dan masyarakat melalui penerapan 10 Program Pokok PKK. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan pemberdayaan yang mendukung pelaksanaan Asta Cita menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembinaan dan evaluasi program PKK dalam HKG PKK ke – 54 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Pendopo Rujab Wali Kota Samarinda pada Sabtu hingga Minggu, 27–28 Juni 2026. Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Desa Swarga Bara memaparkan berbagai inovasi, capaian, serta program unggulan yang telah berjalan di tingkat desa.

Tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045” menjadi penguatan arah gerakan PKK agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Implementasi tema tersebut dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat, edukasi, pelayanan sosial, serta penguatan ekonomi keluarga.

Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah menjelaskan bahwa gerakan PKK memiliki peran strategis karena menyentuh berbagai aspek kehidupan keluarga, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga kemandirian ekonomi.

“PKK merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berfokus langsung pada kesejahteraan keluarga. Program ini mencakup aspek mental, fisik, dan ekonomi yang dijalankan oleh kader mulai dari tingkat desa hingga kelompok Dasawisma,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program PKK sangat bergantung pada keterlibatan kader sebagai penggerak masyarakat. Melalui kader PKK, berbagai kegiatan dapat diterapkan secara langsung sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Salah satu program unggulan TP PKK Desa Swarga Bara berada pada bidang Pokja II, khususnya dalam pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).

Sebagai desa yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Camat sebagai sentra batik, Desa Swarga Bara memiliki potensi besar dari para pengrajin batik serta produk turunannya. Potensi tersebut kemudian dikembangkan menjadi program Kampung Mandiri Batik “Swarga Bara Membatik.”

Program ini tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya dan keterampilan masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi keluarga melalui peningkatan kapasitas pengrajin, pengembangan usaha, serta penciptaan produk bernilai jual.

“Kampung Mandiri Batik ini berawal dari keberadaan kelompok UP2K batik. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kemudian berkembang menjadi sebuah program unggulan desa bernama Swarga Bara Membatik,” jelasnya.

Melalui program tersebut, masyarakat diberikan ruang untuk berkreasi, meningkatkan keterampilan, serta mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.

TP PKK Desa Swarga Bara menilai peran PKK sangat penting dalam mendukung pembangunan keluarga dan masyarakat. Hal itu karena program PKK mencakup hampir seluruh aspek kehidupan sehari-hari.

“Peran PKK sangat penting karena mencakup semua aspek kehidupan kita sehari-hari, mulai dari bangun tidur hingga kembali beristirahat,” ungkapnya.

Mulai dari program kesehatan keluarga, pendidikan anak, pemanfaatan lingkungan, ketahanan pangan, hingga peningkatan ekonomi keluarga, seluruhnya menjadi bagian dari gerakan PKK yang dilaksanakan bersama masyarakat.

Dalam penerapannya, seluruh 10 Program Pokok PKK menjadi prioritas karena setiap bidang memiliki keterkaitan dalam membangun keluarga yang berkualitas.

Sepanjang tahun 2026, salah satu capaian utama TP PKK Desa Swarga Bara adalah keberhasilan pengembangan Kampung Mandiri Batik “Swarga Bara Membatik”.

Program tersebut kemudian membawa nama Desa Swarga Bara dalam ajang Lomba Profil Gelari Pelangi tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Desa Swarga Bara menjadi salah satu perwakilan Kabupaten Kutim dengan mengangkat program unggulan Kampung Mandiri Batik.

Dalam lomba tersebut, Kabupaten Kutim berhasil meraih peringkat pertama tingkat provinsi kategori kabupaten melalui program unggulan yang ditampilkan.

Selain Desa Swarga Bara, terdapat desa lain di Kecamatan Sangatta Utara yang turut berpartisipasi dengan membawa program unggulan masing-masing. Di antaranya, Gerakan Gemar Membaca melalui Taman Bacaan Masyarakat Melon Desa Singa Gembara, Rumah Dilan KAMI Desa Singa Gembara, Kampung Madiri Swarga Bara ( Swarga Bara Membatik ), dan Toko PKK BERTAJU Desa Sangatta Utara, serta Koperasi Kemala PKK Kelurahan Teluk Lingga.

Keberhasilan meraih prestasi tersebut tidak diperoleh secara instan. Proses pembinaan telah dilakukan sejak terbentuknya kelompok khusus UP2K hingga berkembang menjadi Kampung Mandiri Batik.

Persiapan dilakukan melalui penguatan program, peningkatan administrasi, pemenuhan aspek legalitas, serta dukungan dari berbagai pihak terkait.

Menurut Ketua Pokja II TP PKK Kabupaten Kutim Euis Istiqomah, keberhasilan program dapat dilihat dari tiga aspek utama, yaitu input, proses, dan output.

Input mencakup kesiapan sumber daya, dukungan, serta potensi yang dimiliki masyarakat. Proses mencakup pelaksanaan kegiatan secara nyata dan berkelanjutan. Sedangkan output terlihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat melalui peningkatan ekonomi dan pemberdayaan keluarga.

“Faktor utama keberhasilan adalah program benar-benar dilaksanakan, administrasi lengkap, memiliki aspek legalitas, serta adanya dukungan dari berbagai pihak,” katanya.

Dalam kegiatan Gelari Pelangi tersebut, terdapat tiga desa dan satu kelurahan yang mengikuti perlombaan dengan menampilkan keunggulan masing-masing.

Keberhasilan meraih Juara I memberikan dampak positif bagi kader PKK dan masyarakat Desa Swarga Bara.

Prestasi tersebut menjadi suntikan semangat agar kader semakin aktif dalam menjalankan program serta terus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ke depan, TP PKK Desa Swarga Bara berharap seluruh kader dapat meningkatkan peran dan pemahamannya sebagai penggerak masyarakat.

“Kami berharap kader PKK semakin aktif dan memahami peran terbaiknya di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain pengembangan ekonomi keluarga melalui batik, TP PKK Desa Swarga Bara juga terus menjalankan program lainnya, termasuk bidang kesehatan, pendidikan, dan lingkungan hidup.

Program kesehatan dilakukan melalui edukasi pola hidup bersih dan sehat, peningkatan kepedulian terhadap kesehatan keluarga, serta kegiatan yang mendukung kualitas hidup masyarakat.

Bidang pendidikan dilakukan melalui peningkatan kapasitas keluarga, pembinaan anak, serta kegiatan yang mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat.

Sementara bidang lingkungan diarahkan pada kepedulian masyarakat terhadap kebersihan, pemanfaatan lingkungan, serta pembiasaan perilaku hidup sehat.

TP PKK Desa Swarga Bara menargetkan agar pelaksanaan seluruh program ke depan dapat berjalan lebih baik, lebih luas, dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

Keterlibatan generasi muda juga menjadi perhatian agar gerakan PKK dapat terus berkembang mengikuti perubahan zaman.

Dengan semangat kebersamaan antara kader, masyarakat, pemerintah desa, dan seluruh pihak terkait, TP PKK Desa Swarga Bara optimistis dapat terus menjadi penggerak pembangunan keluarga serta mendukung terwujudnya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.(kopi15/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini