Beranda Kutai Timur Pengurus AKPKT Dikukuhkan, Perkuat Peran Pengusaha Lokal Kutim

Pengurus AKPKT Dikukuhkan, Perkuat Peran Pengusaha Lokal Kutim

37 views
0

Pengukuhan Pengurus Asosiasi Kontraktor dan Pengusaha Kutai Timur (AKPKT) periode 2026–2031. Foto: Lintang/Pro Kutim

SANGATTA – Sebanyak 67 pengurus Asosiasi Kontraktor dan Pengusaha Kutai Timur (AKPKT) periode 2026–2031 resmi dikukuhkan oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Senin (6/7/2026). Kehadiran organisasi tersebut diharapkan menjadi wadah sinergi pengusaha dan kontraktor lokal dalam mendukung percepatan pembangunan serta investasi di Kutim.

Prosesi pengukuhan berlangsung di hadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kutim, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan perusahaan, pelaku UMKM, dan tamu undangan lainnya. Dalam kepengurusan tersebut, Andi M Arafah, dipercaya sebagai Ketua Umum AKPKT periode 2026–2031.

Ketua Panitia, Hadi Supranoto, mengatakan pengukuhan AKPKT mengusung tema “Memperkuat Kemitraan Pengusaha Lokal untuk Akselerasi Pembangunan dan Investasi Menuju Kutai Timur Hebat.” Ia menjelaskan, asosiasi ini dibentuk sebagai jembatan komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah, kontraktor, pengusaha, hingga pelaku UMKM guna mempercepat pembangunan daerah.

“Tujuannya adalah bagaimana kita bisa membangun kemitraan yang strategis dengan pembangunan daerah. Asosiasi hadir untuk menjembatani pengusaha, kontraktor, dan juga teman-teman UMKM.” Ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum AKPKT Andi M Arafah, mengatakan organisasi tersebut dibentuk untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Kutim.

Menurutnya, AKPKT juga akan berperan meningkatkan kapasitas para kontraktor lokal melalui pembinaan agar setiap pekerjaan yang dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi dan standar kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.

“Harapan kami, asosiasi ini bisa bersinergi membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan yang merata di Kabupaten Kutai Timur. Kami juga ingin memberikan edukasi kepada seluruh kontraktor agar melaksanakan pekerjaannya sesuai spesifikasi dan kualitas yang telah ditentukan, sehingga hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut Andi, AKPKT juga berkomitmen menjadi fasilitator bagi para pelaku usaha dan UMKM, khususnya dalam membantu akses permodalan serta menjadi mediator antara masyarakat dan pemerintah dalam menyampaikan aspirasi terkait percepatan pembangunan.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyambut baik terbentuknya AKPKT. Menurutnya, kehadiran organisasi tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi pemerintah daerah dalam melibatkan pengusaha lokal untuk berkontribusi pada pembangunan Kutim.

Ia menjelaskan, pembangunan daerah saat ini mengacu pada konsep HEBAT, yakni Handal, Elaboratif, dan Berkelanjutan. Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi Kutim yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.

“Pemerintah memberikan kesempatan kepada semuanya, tidak membeda-bedakan, tentu dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Silakan berkolaborasi. Oleh karenanya, secara pribadi maupun atas nama pemerintah, kami menyambut baik kehadiran asosiasi ini dan berharap segera melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya,” ujar Ardiansyah.

Ia juga menilai pemberdayaan pengusaha lokal memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, potensi sumber daya alam yang dimiliki Kutim harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui penguatan pelaku usaha lokal, UMKM, maupun kontraktor daerah.

“Silakan Saudara-saudara melihat potensi yang bisa dikembangkan untuk pemberdayaan pengusaha, pemberdayaan kontraktor, dan masyarakat. Terima kasih dan selamat bekerja menunaikan tugas sebagai pengurus Asosiasi Kontraktor dan Pengusaha Kutai Timur,” tutup Ardiansyah.(kopi17/kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini