Beranda Kutai Timur Tim Verifikasi Apresiasi Pengelolaan Tangga Bidadari, Masyarakat Kunci Utama Geopark Nasional

Tim Verifikasi Apresiasi Pengelolaan Tangga Bidadari, Masyarakat Kunci Utama Geopark Nasional

55 views
0

Ketua Tim Verifikasi Geopark Nasional Prof Mega Fatimah Rosana. Foto: Istimewa

KALIORANG – Kekayaan bentang alam tidak akan cukup untuk mewujudkan sebuah Geopark yang berkelanjutan tanpa keterlibatan masyarakat sebagai penjaga utamanya. Pesan itulah yang mengemuka saat Tim Verifikasi Geopark Nasional meninjau Air Terjun Tangga Bidadari di Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), sebagai bagian dari proses penilaian kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat menuju pengakuan sebagai Geopark Nasional.

Kunjungan lapangan yang berlangsung pada Selasa (7/7/2026) tersebut dipimpin Ketua Tim Verifikasi Geopark Nasional, Prof. Mega Fatimah Rosana, Guru Besar Universitas Padjadjaran (Unpad), didampingi pendamping verifikasi Aries Kusworo dan Yadi Muliadi. Tim yang terdiri atas pakar geologi, arkeologi, dan geopark itu melakukan verifikasi terhadap potensi geologi, pengelolaan kawasan, hingga keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Bagi tim verifikator, Air Terjun Tangga Bidadari bukan hanya menawarkan panorama alam yang memikat. Kawasan ini juga memperlihatkan bagaimana potensi geologi dapat dikelola secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan.

Prof. Mega Fatimah Rosana mengungkapkan bahwa secara ilmiah kawasan tersebut memiliki nilai geologi yang sangat tinggi.

“Secara geologi, kawasan ini sangat menarik dengan formasi batuan yang unik serta keberadaan mata air yang menjadi daya tarik utama,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Pro Kutim, Selasa (7/7/2026).

Namun, menurutnya, keunggulan sebuah Geopark tidak hanya diukur dari bentang alam yang dimiliki. Yang paling menentukan adalah sejauh mana masyarakat mampu menjadi pelaku utama dalam menjaga, memanfaatkan, dan mewariskan kekayaan alam tersebut secara berkelanjutan.

Hal itu terlihat di Desa Selangkau. Meski pengelolaan objek wisata Air Terjun Tangga Bidadari baru berjalan sekitar enam bulan, semangat gotong royong masyarakat dalam merawat kawasan dinilai telah menunjukkan arah pengelolaan yang tepat.

“Yang paling menarik dalam konsep geopark di sini adalah keterlibatan masyarakat yang sangat mandiri. Ada kolaborasi yang solid dari pemerintah desa, kecamatan, hingga warga untuk merawat alamnya,” kata Mega.

Ia menjelaskan, konsep Geopark bertumpu pada tiga pilar utama, yakni konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, keberhasilan sebuah Geopark tidak hanya ditentukan oleh kekayaan geologi, tetapi juga oleh komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan yang bertanggung jawab.

Menurut Mega, apabila kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat resmi ditetapkan sebagai Geopark Nasional, tantangan berikutnya adalah memastikan komitmen tersebut tetap terjaga dalam jangka panjang.

“Ketika nanti menyandang status Geopark Nasional, komitmen untuk menjaga alam harus terus dipegang teguh. Dengan begitu, manfaat ekonominya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Proses verifikasi yang dilakukan tim Kementerian ESDM bersama para ahli menjadi tahapan penting dalam menentukan kelayakan kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat sebagai Geopark Nasional. Selain menilai nilai ilmiah situs geologi, tim juga memastikan pengelolaan kawasan telah sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang mengutamakan pelestarian lingkungan, pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Apabila memperoleh pengakuan sebagai Geopark Nasional, kawasan Karst Sangkulirang-Mangkalihat diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata unggulan, tetapi juga berkembang sebagai laboratorium alam, pusat edukasi kebumian, dan ruang pemberdayaan masyarakat yang mampu menjaga warisan geologi, keanekaragaman hayati, serta kearifan lokal bagi generasi mendatang.(kopi13/kopi4)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini