Beranda Kutai Timur Pawai Taaruf MTQ Kaltim Siap Digelar, Kutim Tata Teknis dan Rute dengan...

Pawai Taaruf MTQ Kaltim Siap Digelar, Kutim Tata Teknis dan Rute dengan Ketat

786 views
0

SANGATTA – Di bawah langit pagi yang tenang di Sangatta, denyut persiapan menuju Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-45 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kian terasa. Jumat (11/7/2025), Masjid Agung Al-Faruq menjadi titik temu panitia dan para pemangku kepentingan dalam rapat akhir pemantapan pelaksanaan Pawai Taaruf. Salah satu prosesi pembuka paling dinantikan dalam tradisi MTQ tingkat provinsi.

Kegiatan ini dirancang bukan sekadar parade, melainkan simbol persatuan keislaman dan kebudayaan dari sepuluh kabupaten/kota se-Kaltim. Puluhan organisasi masyarakat juga akan turut memeriahkan pawai yang dijadwalkan melintasi jantung kota Sangatta.

Kepala Dinas PMD-PTSP Kutim Darsafani, memaparkan bahwa jalur pawai telah dikaji secara teknis untuk menjamin keamanan dan kenyamanan semua pihak yang terlibat.

“Pawai akan dimulai dari Jalan AW Syahrani dan berakhir di Kantor Camat Sangatta Utara, melewati jalur protokol kota,” ujar Darsafani dalam forum tersebut.

Rute yang ditempuh sepanjang 2,3 kilometer itu akan dihiasi oleh rombongan peserta yang menampilkan atribut bernuansa islami dan kekayaan budaya lokal. Peserta yang naik kendaraan dibatasi maksimal empat orang. Semua wajib mengikuti aturan lalu lintas dan teknis pelaksanaan.

Pemkab Kutim menyiapkan pengamanan berlapis. Personel gabungan dari Polres Kutim, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan tenaga medis Dinas Kesehatan akan disebar di titik-titik strategis sepanjang rute. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemacetan dan menjamin keselamatan penonton maupun peserta.

Panggung kehormatan yang menjadi titik pandang utama bagi tamu undangan dan pejabat tinggi akan dibangun di depan Bank Danamon, Jalan Yos Sudarso 2. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan.

“Letaknya strategis dan representatif untuk menyaksikan seluruh rangkaian pawai,” tambah Darsafani.

Pawai Taaruf, dalam narasi besar MTQ Kaltim ke-45, bukan hanya seremoni pembuka. Ia adalah cerminan semangat kolektif umat Islam di Kaltim dalam menumbuhkan cinta terhadap Al-Qur’an, sekaligus wahana untuk menampilkan jati diri daerah melalui simbol-simbol budaya yang sarat makna. Setiap kontingen diberi keleluasaan untuk mengekspresikan identitas mereka, mulai dari busana adat, alat musik tradisional, hingga dekorasi kendaraan yang dikurasi secara saksama.

Dengan perencanaan matang, pengawalan ketat, dan antusiasme yang mulai menggelora, panitia optimistis bahwa Pawai Taaruf akan menjadi salah satu fragmen paling berkesan dalam penyelenggaraan MTQ Kaltim tahun ini. Tak hanya bagi peserta, tapi juga masyarakat Kutim yang menjadi tuan rumah perhelatan akbar ini.

Sebagaimana gema ayat-ayat suci yang akan berkumandang dalam ajang ini, iring-iringan pawai adalah wujud nyata dari harmoni dalam keberagaman, dari semangat kebersamaan yang tertanam dalam tubuh masyarakat Kaltim. (kopi14/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini