Wakil Bupati Mahyunadi berbicara terkait pembangunan di Kaliorang. Foto: Nasruddin/Pro Kutim
KALIORANG – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi secara resmi menutup Festival Pesona Kaliorang 2025. Penutupan berlangsung meriah di Pantai Marang, Desa Kaliorang, Kecamatan Kaliorang, Jumat (29/8/2025) malam, disaksikan ribuan warga yang hadir.
Dalam kesempatan itu, Mahyunadi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menuju Pantai Marang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
“Saya sudah mendengar langsung keluhan warga. Jalan dari SP4 ke Kaliorang hingga Maloy memang rusak dan butuh segera diperbaiki. Tahun ini sudah kita anggarkan, dan insyaallah paling lambat tahun depan jalan itu terealisasi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh kabar yang belum jelas kebenarannya.
“Kalau yang bicara bupati, wakil bupati atau kepala dinas, itu bisa dipertanggungjawabkan. Tapi kalau hanya isu di luar, jangan dipercaya. Saya pastikan pembangunan jalan ini akan kita realisasikan,” ujarnya.
Mahyunadi turut menjelaskan kondisi keuangan daerah yang ikut terdampak kebijakan efisiensi nasional.
“Tahun ini Kutim harus mengalami pemangkasan anggaran hingga Rp 3,4 triliun, sehingga beberapa proyek besar tertunda. Tapi untuk jalan di Kaliorang ini tetap jadi prioritas utama,” jelasnya.
Selain soal jalan, Mahyunadi juga mengajak perusahaan di sekitar Kaliorang untuk berkontribusi lebih melalui program CSR, khususnya dalam mendukung peningkatan UMKM.
“Saya harap perusahaan seperti Indexim bisa lebih aktif lagi dalam membantu masyarakat Kaliorang,” sebutnya.

Sementara itu, Camat Kaliorang Rusnomo menilai pemerintah sudah banyak membantu pengembangan Pantai Marang, tetapi masih ada beberapa kebutuhan yang mendesak.
“Kami berharap ke depan akses jalan menuju Pantai Marang bisa lebih baik. Harapannya, tahun ini atau paling lambat tahun depan kondisi jalan sudah bagus agar kunjungan wisata juga semakin meningkat,” ungkapnya.
Selain infrastruktur jalan, ia juga menyoroti kebutuhan air bersih di kawasan Pantai Marang.

“Selama kegiatan ini suplai air masih mengandalkan tangki bantuan dari BPBD. Harapan kami, ke depan objek wisata ini segera dilengkapi sarana air bersih sehingga pengunjung semakin nyaman,” pintanya.
Sebelumnya, Kepala Desa Kaliorang, Nasrul Abdal Fatwa, menyampaikan aspirasi warganya agar akses jalan segera diperbaiki.

“Kami berharap aksesibilitas bisa lebih baik, karena pengunjung tentu ingin nyaman sampai ke Pantai Marang. Jalan yang baik akan sangat mendukung pariwisata di sini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan dari kalangan pemuda desa yang ingin adanya fasilitas olahraga.
“Ada permintaan dari teman-teman Karang Taruna untuk pembangunan lapangan mini soccer di lokasi ini. Mudah-mudahan ini bisa menjadi perhatian Bapak Wakil Bupati,” singkatnya.(kopi14/kopi13/kopi3)































