Hunian sementara di aliran sungai yang dibangun warga untuk bertahan hidup. Foto: Lintang/Hizkia Pro Kutim
BATU AMPAR — Di tengah upaya pemerintah dan berbagai pihak menyalurkan bantuan pasca kebakaran di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar, suara warga terdampak menjadi potret nyata perjuangan bertahan hidup setelah kehilangan tempat tinggal.
Salah seorang warga terdampak, Salman mengungkapkan kondisi yang dialaminya usai rumahnya terdampak kebakaran. Ia bersama keluarganya kini hanya bisa bertahan dengan kondisi seadanya di lokasi pengungsian.

“Saya di Desa Batu Timbau, RT 8. Ya kalau sudah kena musibah begini, kita cuma mengharapkan diperhatikan, sebisanya lah,” ujarnya.
Salman yang tinggal dalam satu kepala keluarga berjumlah dua jiwa mengaku saat ini menempati tempat darurat di sekitar aliran sungai. Kondisi tersebut jauh dari kata layak, namun menjadi satu-satunya pilihan sementara.
“Ya kami di sini, dibilang apa ya, kayak di tempat seadanya di pinggir sungai itu,” tuturnya.

Meski demikian, ia mengakui bantuan yang telah disalurkan berbagai pihak sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Bantuan berupa beras, mi instan, minyak goreng, gula, hingga bahan kebutuhan lainnya telah diterima warga.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam kondisi saat ini, warga tidak memiliki banyak pilihan selain bertahan di lokasi pengungsian tanpa bisa menjalankan aktivitas seperti biasa.



“Kalau begini kita nggak bisa ada kegiatan di luar, ya hanya di sini saja,” tambahnya.
Diketahui, kebakaran yang terjadi pada 26 Maret 2026 tersebut menghanguskan puluhan rumah dan berdampak pada ratusan jiwa di Desa Batu Timbau. Pemerintah bersama aparat, lembaga sosial, dan pihak swasta terus berupaya melakukan pemulihan, baik melalui bantuan logistik maupun rencana pembangunan hunian sementara.
Namun di balik berbagai upaya tersebut, harapan sederhana warga seperti Salman tetap menjadi pengingat bahwa perhatian dan percepatan penanganan masih sangat dibutuhkan agar mereka bisa segera bangkit dari musibah.(kopi17/kopi13/kopi3)






























