Beranda Kutai Timur Apresiasi bagi Penggerak Pendidikan di Kutim

Apresiasi bagi Penggerak Pendidikan di Kutim

76 views
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyerahkan penghargaan kepada para penggerak pendidikan di Kutim.Foto: Dewi/Pro Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memberikan penghargaan kepada perangkat daerah, siswa berprestasi, dan sekolah unggulan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Momentum ini menjadi evaluasi sekaligus apresiasi atas capaian kinerja birokrasi dan prestasi akademik di wilayah tersebut.

Upacara peringatan yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Kutim, Senin (4/5/2026), ditutup dengan rangkaian penyerahan piagam penghargaan. Penghargaan diberikan dalam berbagai kategori, mulai dari efektivitas kinerja perangkat daerah hingga capaian siswa di tingkat nasional.

Momen penghargaan ini diberikan langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman kepada para penerima. 

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol apresiasi, melainkan bukti nyata dedikasi bapak dan ibu guru dalam menyalakan pelita ilmu di Kutim. Anda sekalian adalah Penggerak Pendidikan yang sesungguhnya yang tidak hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga menginspirasi perubahan dan membentuk karakter generasi emas kita,” tegas Bupati.

“Di tengah tantangan zaman dan cuaca ekstrem yang kita hadapi saat ini, semangat bapak dan ibu untuk tetap berinovasi adalah fondasi kekuatan daerah. Teruslah menjadi teladan, karena di tangan dingin gurulah masa depan Kutim yang berilmu dan berbudaya kita titipkan,” tambahnya.

Berdasarkan hasil penilaian kinerja perangkat daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan meraih peringkat pertama kategori “Sangat Tinggi” dengan skor 52. Posisi kedua ditempati oleh Sekretariat Daerah dengan nilai 51, disusul Kecamatan Sangatta Utara di peringkat ketiga dengan nilai yang sama.

Namun, evaluasi ini juga mencatat masih adanya ketimpangan kinerja. Sejumlah kecamatan, yakni Batu Ampar, Kaubun, Muara Ancalong, Sandaran, dan Telen, tercatat belum melaksanakan penilaian kinerja. Sementara itu, Kecamatan Sangatta Selatan berada di kategori rendah dengan skor 22.

Selain aspek birokrasi, apresiasi diberikan kepada para siswa yang mengharumkan nama daerah. Di bidang sains, Tosiko Taskia Putri Choirina dari SD YPP 2 Sangatta Utara tercatat sebagai finalis Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang IPA 2024, disusul Vino Adiputra Wicaksono dari SD YPP 1 Sangatta Utara sebagai finalis OSN Matematika 2025.

Pelestarian budaya lokal juga mendapat panggung melalui capaian Aulia Nur Afiah (SDN 2 Darussalam) yang menjuarai lomba baca puisi berbahasa Melayu Kutai di tingkat provinsi. Di jenjang SMP, Lutfiyah Pijar Cemerlang dari SMP YPP Sangatta Utara meraih juara kedua lomba mendongeng tingkat provinsi.

Di tingkat institusi, sejumlah sekolah di Kutim menunjukkan komitmen terhadap lingkungan dan literasi. SDN 006 Sangatta Utara berhasil meraih predikat Adiwiyata Mandiri tingkat nasional. Sementara itu, SDN 005 Bengalon, SDK Santo Fransiskus Asisi Sangatta Utara, SDN 013 Sangatta Utara, dan SDN 002 Kaliorang meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional.

Adapun dalam aspek tata kelola perpustakaan, SDN 001 Sangatta Utara diakui secara nasional melalui penghargaan pengelola Perpustakaan Taman Pintar ramah anak kategori pratama.

Peringatan Hardiknas 2026 ini dipuncaki dengan pertunjukan tari kolosal oleh 128 siswa SMP Negeri 1 Sangatta Utara. Tarian bertajuk “Langkah Generasi Kutai Timur Berilmu Berbudaya untuk Bersaing di Masa Depan” tersebut menggambarkan filosofi kolaborasi antara sekolah, orangtua, dan masyarakat.

Pertunjukan ini menjadi simbol harapan bagi Kutim untuk membangun generasi emas yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga tetap berakar pada nilai-nilai budaya daerah.(kopi15/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini