Beranda Keagamaan Tiga Kecamatan Pedalaman Kutim Kini Punya FKUB 

Tiga Kecamatan Pedalaman Kutim Kini Punya FKUB 

92 views
0

Asisten Pemkesra H Suko Buono, saat melantik Pengurus FKUB pada tiga Kecamatan, di BPU Kecamatan Muara Wahau (Foto: Ist)

MUARA WAHAU – Guna meningkatkan pemahaman dan saling pengertian serta mendorong partisipasi dan kerjasama umat beragama. Khususnya dalam memperkuat dasar-dasar kerukunan umat beragama, membangun serta memelihara harmoni sosial dalam kerangka persatuan dan kesatuan nasional, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten membentuk kepengurusan hingga ke Kecamatan-Kecamatan di wilayah Kutim. 

Terayar, Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) H Suko Buono mewakili Bupati Kutim, melantik Pengurus FKUB di Kecamatan. Yakni Kecamatan Muara Wahau, Kecamatan Kongbeng dan Kecamatan Telen, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Muara Wahau, Selasa (12/11/2019). 

Pelantikan puluhan Pengurus FKUB tersebut, disaksikan Kepala Badan Kesbangpol Abdul Kader, Kepala Kementrian Agama Kutim, H Ambotang dan Ketua FKUB Kutim H Abdul Hafied Yusuf, Camat Kongbeng Furkani, Sekcam Telen Petrus Ifung, Sekcam Muara Wahau Miranti Robian Noor, Polsek Kongbeng dan Koramil Muara Wahau serta tamu undangan lainnya. 

Asisten Pemkesra mengatakan pembentukan FKUB sampai di tingkat kecamatan memang sudah menjadi target pemerintah. Menurutnya, FKUB memiliki peran sangat penting untuk melindungi masyarakat dari ancaman-ancaman.

“Pembentukan FKUB ditingkat Kecamatan ini merupakan tindakan preventif dari pemerintah untuk melindungi wilayahnya dari serangan aliran-aliran yang tidak sesuai dengan undang-undang. FKUB di tingkat kecamatan ini sebagai alat deteksi dini terhadap ancaman-ancaman kerukuran umat beragama,” ungkap Suko.

Sementara itu, Camat Kongbeng Furkani mengatakan dengan terbentuknya FKUB di kecamatan tersebut  kerukunan umat beragama terus dijaga dan saling menghormati. Dia menilai selama ini kondusif tercipta terus dibangun.

“Selama ini, sudah cukup kondusif. Contoh pada saat perayaan natal, para Babinsa terus menjaga keamanan agar umat dapat beribadah dengan tenang,” tutup Furkani. 

Sebelumnya telah membentuk di wilayah Sangsaka, yakni Kecamatan Sangkulirang, Kaubun, Kaliorang, Karangan dan  Sandaran. (hms15)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here