Beranda Infrastruktur Ismu Tutup Proker PDAM Kutim 2019 – 18.300 SL Untuk Warga Sangatta...

Ismu Tutup Proker PDAM Kutim 2019 – 18.300 SL Untuk Warga Sangatta Utara

64 views
0

Momem bupati meninjau sekaligus menutup program kerja (Proker) pemasangan sambungan baru air bersih PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Kutim) 2019.(Foto: Wahyu Humas)

SANGATTA – Sebanyak 18.300 Sambungan Langganan (SL) air bersih menjadi penutup program kerja (proker) PDAM Tirta Tuah Benua Kutim dipenghujung 2019 ini. Penutupan proker PDAM Kutim, dilakukan langsung oleh Bupati Kutiim H Ismunandar di Halaman Masjid Khoirul Mansurin, Perumahan Gatot Kaca, Sangatta Utara, Senin (30/12/2019). 

Penutupan proker sekaligus peninjauan distribusi air bersih dilokasi tersebut seolah menjadi jawaban atas janji bupati kepada warga didaerah itu tiga tahun lalu. Karena listrik dan air saat itu, Ismu berjanji akan menyegerakan pembangunannya.

“Kini disekitar masjid sudah ada air dan listrik. Allhamdulilah, pemukiman pun telah ramai dan baru saja kita membuka keran air yang ke 18.300 (SL) di Sangatta Utara,” ungkap Ismu disambut riuh tepuk tangan warga sekitar.

Menurut, Ismu sapaan akrab Bupati, cakupan 84 persen untuk daerah perkotaan sudah melampaui target pelayanan. Tetapi ia menegaskan bakal terus menggenjot target agar masyarakat Sangatta Utara terlayani air bersih 100 persen. Apalagi Sangatta Utara adalah ibukota Kabupaten Kutim dan harus terlayani dengan baik oleh PDAM.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim, Suparjan menyampaikan pada 2019 ini PDAM Kutim telah memasang SL dengan jumlah meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Didukung dalam program dan kegiatan percepatan pelayanan. 

“Hari ini acara penutupan pemasangan sambungan langganan air bersih PDAM Tirta Tuah Benua yang ke 18.300 atau pelanggan ke 18.300. Cakupan layanan PDAM untuk wilayah Sangatta Utara pun telah mencapai 84 persen. Jadi sesuai dengan visi misi pak Bupati,” kata Suparjan.

Suparjan mengatakan kedepan PDAM Kutim pun tetap berkonsentrasi pada wilayah Sangatta Utara sebagai ibukota kabupaten. Dengan tidak mengesampingkan wilayah yang berkembang dan belum terjangkau. PDAM Kutim akan terus berusaha menyambungkan pipa hingga wilayah-wilayah dimaksud mendapat jatah air PDAM Kutim. Artinya diluar wilayah Sangata Utara juga tetap diperhatikan.

Acara penutupan proker PDAM hari ini juga turut dihadiri Wabup Kasmidi Bulang, Seskab Irawansyah, Asisten Perekonomian dan Pembanginan Suroto, Camat Sangatta Utara M Basuni, tokoh masyarakat dan undangan lainnya serta masyarakat sekitar. (hms7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here