Beranda Entertainment Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Kutim Sukses – Ditutup Makan Malam...

Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Kutim Sukses – Ditutup Makan Malam Bersama

446 views
0

Suasana penurunan bendera merah putih di Kutim. (Wahyu Pro Kutim)

SANGATTA – Sekitar pukul 17:30 WITA sore tadi, Halaman Kantor Bupati, di Bukit Pelangi kembali dilaksakan upacara masih dalam rangkaian peringatan HUT ke 75 RI. Yaitu penurunan Bendera Merah Putih. Upacara penurunan bendera yang digelar dimasa pandemi COVID-19 ini berlangsung lancar dan sukses. 

Seperti pagi tadi, Plt Bupati Kutim ditunjuk sebagai Inspektur Upacara (Irup). Upacara penurunan bendera berlangsung sekitar satu jam. Dengan komandan upacara Kapten Infantri Imam Nawawi. Purna Paskibraka Kutim 2019 kembali mengemban amanah penurunan bendera. Yakni sebagai pembawa bendera Deaya Yustiza Zarera dari SMKN 1 Sangatta Utara, penggerek bendera  Risky Ramadhani dari SMKN 2 Sangatta Utara dan pembentang bendera Willy Febrian Widyoputra dari SMAN 2 Sangatta Utara. Marching Band Waditra Prima Sangatta (MB WPS) kembali didaulat menjadi Korps Musik pengiring upacara.

Nampak hadir beberapa jajaran pejabat lingkup Pemkab Kutim. Seperti Seskab Irawansyah, Asisten Pemkesra Suko Buono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suroto, Asisten Administrasi Pemerintahan Yuliati dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kutim. 

Selesai upacara, komandan upacara penurunan bendera, Kapten Infantri Imam Nawawi menyampaikan, terimakasih khususnya kepada para peserta upacara. Sehingga bisa berjalan dengan lancar, tertib, aman dan minimal sesuai dengan yang diharapkan. 

“Kita harus mempunyai keyakinan dan  perasaan. Bahwa ini adalah peringatan hari kemerdekaan kita. Sejauh mana rasa cinta kita kepada NKRI tercerminnya disini,” ujarnya

Imam menegaskan kalau memang seseorang benar-benar menjiwai dan memiliki jiwa nasionalis, ia yakin pelaksanaan kegiatan menjadi fokus, konsentrasi dan bisa melaksanakan secara maksimal. Itulah menurutnya yang kunci keberhasilan pelaksanaan upacara hari ini. 

“Saya sangat bangga sekali, karena sudah beberapa kali saya menjadi komandan upacara. Alhamdulillah (lancar dan sukses), saya juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi komandan upacara di kabupaten Kutai Timur,” ungkapnya. 

Terakhir, ia mengungkapkan, COVID-19 bukanlah kendala. Karena pandemi seperti ini menurut informasi pernah terjadi dimasa lalu. Artinya tak bisa dijadikan alasa  yang menghambat. Untuk hikmat menghargai, berbuat positif pada bangsa dan negara. Sepagi tadi, acara juga dilanjutkan dengan menyaksikan upacara penurunan bendera di Istana Merdeka di Jakarta secara virtual. Kemudian diakhiri dengan makan malam bersama. (hms7/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here