Beranda Celebrity News Aksi Dawilhanla, Lanal Sangatta Geber Kampung Bahari Nusantara di Pulau Miang

Aksi Dawilhanla, Lanal Sangatta Geber Kampung Bahari Nusantara di Pulau Miang

100 views
0

Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) I Komang Nurhadi dalam momen aksi nyata Dawilhanla Kampung Bahari Nusantara sekaligus baksos di Desa Pulau Miang. Foto: Irfan Pro Kutim

SANGKULIRANG – Desa Pulau Miang di perbatasan lepas perairan Kecamatan Sangkulirang dipilih Lanal Sangatta menjadi Kampung Bahari Nusantara. Program dari pusat yang bersinergi dengan Kementerian Perikanan dan Kelautan ini golnya akan menyulap Pulau Miang menjadi kawasan pemberdayaan wilayah pertahanan laut (Dawilhanla).

Program ini akan menyasar lima klaster yang diprioritaskan dalam penyelenggaraan Kampung Bahari Nusantara di antaranya klaster edukasi, ekonomi, kesehatan, pariwisata dan pertahanan yang diharapkan bisa bermanfaat untuk rakyat pesisir di wilayah binaan.

Ditegaskan Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) I Komang Nurhadi Dawilhanla di Kampung Bahari Nusantara di Pulau Miang membentuk keadaan geografi dan demografi untuk mencapai kondisi warga pesisir laut makmur dengan pertahanan semesta.

“Kami menunjuk Pulau Miang karena di sini masih banyak peluang potensi alam baharinya sekaligus sumber daya manusia (SDM) yang akan menjadi cikal bakal penggerak pembangunan di desa itu sendiri,” terangnya saat mencanangkan Dawilhanla di Kampung Bahari Nusantara di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Pulau Miang didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kutai Timur (Kutim) Zubair, Camat Sangkulirang Rahmad, Kepala Desa Pulau Miang Majedi dan beberapa undangan yang hadir, Senin (14/6/2021).

Selanjutnya, Lanal Sangatta ingin lebih berinteraksi menyalurkan aspirasi jika ada keluhan dari warga pesisir dan akhirnya menjawab semua permasalahan yang ada.

“Kita ingin ada sinkronisasi agar program ini tepat sasaran. Selain pembangunan infrastruktur di sektor edukasi, ekonomi, kesehatan, pariwisata dan pertahanan juga menyasar ke pembentukan karakter. Jika ingin mewujudkan destinasi wisata di Pulau Miang harus ada persamaan visi dan misi. Semua harus sepakat dan dikomunikasikan satu pintu. Contohnya saja ketika ada investor datang, kepada seluruh pemangku kepentingan di desa tanamkan tanggung jawab sehingga timbul kepercayaan investor,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Sangkulirang memberikan apresiasi ke Lanal Sangatta yang telah menggelar kegiatan Kampung Bahari Nusantara. Program ini sudah direncanakan sejak tahun 2018 lalu dan akhirnya bisa terealisasi di 2021.

Ditambahkan dirinya, setelah dicanangkan menjadi Kampung Bahari Nusantara di Pulau Miang tentunya akan mempercepat pembangunan desa yang akan bersinergi dengan program angkatan laut. Ke depan di kawasan permukiman Pulau Miang juga akan dipoles lebih estetik.

“Kami baru saja mendapatkan bantuan dari CSR PT Indexim yang membantu cat, sementara PT GAM ada lampu. Nah, dengan bantuan ini kita akan percantik lagi kawasan Pulau Miang dengan cat warna-warni. Selain itu, saat malam Pulau Miang lebih memesona dengan pemasangan lampu hias agar lebih terang-benderang,” urainya.

Kemudian, Pulau Miang direncanakan akan ada pemasangan internet untuk lebih melek teknologi. Hal ini akan menunjang SDM warga untuk mengikuti zaman yang serba online dan cepat. Belum lagi, pemerintahan desa sesuai dengan arahan kecamatan akan mengalakkan taman baca untuk generasi anak-anak pelajar di Pulau Miang.

“Kita dapat bantuan dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim yang baru-baru ini membangun patung taman baca di bawah laut Pulau Miang di kedalaman 5 meter. Ini juga menjadi tolak ukur Kampung Bahari Nusantara. Ini akan jadi destinasi unggulan sekaligus tempat rekreasi yang akan kita garap serius mengadopsi konsep wisata bahari kelas dunia di Asia Selatan yakni Kepulauan Maladewa,” terangnya.(hms13/hms7/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here