Beranda Entertainment Rembug Budaya Etam Jadi Program Unggulan Disbud Kutim 2022

Rembug Budaya Etam Jadi Program Unggulan Disbud Kutim 2022

58 views
0

Padliansyah, Kassubag perencanaan Program Disbud. (Wahyu Yuli Artanto Pro Kutim)

SANGATTA- Rembug Budaya Etam (RBE) menjadi salah satu program unggulan baru dari Dinas Kebudayaan Kutai Timur (Disbud Kutim) ke depan. Program yang menjadi wadah bagi para penggiat budaya di Kutim ini sudah diluncurkan oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman 8 November 2021 lalu. 

“Rembug Budaya Etam insyaAllah bakal berkontribusi pada kemajuan budaya di daerah ini,” jelas Kepala Disbud melalui Kepala Sub Bagian Perencanaan Program Padliansyah, di Hotel Royal Victoria, Rabu (8/12/2021).

Padli, sapaan karib Padliansyah dalam keterangan persnya menjelaskan, selain program tersebut, Disbud Kutim juga sudah menyiapkan program yang lain. Tentunya diharapkan pula bisa mendukung upaya pelestarian budaya yang ada di Kabupaten ini. Disbud yang merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tipe A, memiliki struktur empat bidang. Masing-masing mempunyai program unggulan. Misalnya Bidang Kesenian, Tradisi dan Perfilman, salah satu programnya adalah Pekan Budaya Daerah (PKD). Program ini akan menampilkan seluruh budaya yang ada di Kutim. Selanjutnya dari Bidang Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman akan melakukan inventarisasi serta identifikasi cagar budaya yang ada di Kabupaten Kutim.

“Selain itu, perawatan meseum juga menjadi fokus utama kita (Disbud). Kalau belum tahu lokasinya (museum) ada di belakang kantor Dispora (Kutim),” ujarnya.

Kemudian Bidang Pengembangan Budaya, yakni RBE. Pembentukan legalitas Hak Cipta Desain Produk Budaya, yang juga menjadi saah satu fokus Disbud di 2022. Disbud Kutim berencana mendaftarkan beberapa produk asli Kutim untuk mendapatkan hak cipta desain. Salah satunya adalah produk batik Wakaroros.

Sementara di Bidang Sejarah, akan memaksimalkan pendataan  terkait sejarah dan budaya yang ada di Kutim. Sehingga memudahkan masyarakat untuk lebih mengetahui informasi terkait budaya yang ada di Kabupaten “Tuah Bumi Untung Benua” ini.(hms8/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here