Beranda Entertainment Keberagaman Adat Budaya di Kutim Perekat Persatuan

Keberagaman Adat Budaya di Kutim Perekat Persatuan

97 views
0

Wabup Kasmidi Bulang saat memberikan sambutan di acara Musyawarah Cabang I IPLR. Foto: Wahyu Yuli Artanto Pro Kutim

SANGATTA- Musyawarah Cabang I Ikatan Pemuda Luwu Raya (IPLR) dengan agenda memilih kepengurusan baru dibuka Wakil Bupati Kutai Timur (Wabup Kutim) H Kasmidi Bulang, di Hotel Royal Victoria pada Sabtu (25/6/2022).

Dalam kesempatan itu, Kasmidi Bulang yang hadir didampingi istri Ny Hj Satriani menyampaikan, istilah tanah rantau hanya melekat pada orang tua atau orang yang pertama masuk untuk menetap di suatau daerah tertentu. Tapi bagi para pemuda, tentunya bukanlah lagi bisa dibilang perantauan. 

“Kita tidak mau disebut perantau, kita harus di akui sebagai orang Kutim, karena kita bagian dari masyarakatnya,“ tegas Kasmidi mengawali sambutan di hadapan Anggota DPRD Kutim Basti Sanggalani, Pengurus Pusat IPLR, Ketua KNPI Kutim Felly Lung serta undangan yang hadir.

Keberagaman suku, adat istiadat dan budaya yang berbeda dari berbagai daerah menjadi perekat di daerah ini. Hal ini menjadi kebanggaan apabila seluruh warga merasa menjadi bagian dari keberagaman tersebut. Satu hal yang wajib dihormati dan dijunjung tinggi adalah budaya, adat istiadat serta tradisi asli daerah.

“Mungkin orang tua kita bukan berasal dari sini (Kutim), tapi bagaimana anak-anak kita sebagai generasi penerus mampu membangun daerah di mana mereka dilahirkan, khususnya di Kutim,“ terangnya.

Kepada kepengurusan yang baru dari  hasil Muscab, Kasmidi mengingatkan bahwa tugas pertama bagi pengurus IPLR cukup berat. Karena harus meletakan fondasi dasar kepengurusan organisasi dengan baik dan benar. Serta mampu mengakomodir semua potensi dari dalam organisasi tersebut. Pesan ini juga berlaku bagi organisasi lain di Kutim.

“Mari kita bangun daerah ini untuk bisa sejajar dengan daerah lain. Namun tetap mempertahankan budaya dan adat istiadat yang ada,” pintanya.

Selanjutnya kepengurusan yang akan dipilih diharapkan mampu bersinergi dengan pemerintah serta stakeholder terkait. Tentunya terus membantu upaya pembangunan di Kutim.

Sebelumnya, Ketua Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKRL) Kutim Jayadi mengatakan, Muscab yang baru pertama kali digelar ini bertujuan untuk memilih kepengurusan IPLR Kutim. Mengambil tema “Peran Pemuda Luwu Raya Kabupaten Kutim Menjaga Solidaritas di Tanah Rantau dan Bersinergi dengan Program Pemerintah”.

“Muscab akan berlangsung selama satu hari dengan agenda utama pemilihan ketua serta pengurus IPLR Kutim,” ujarnya. (kopi6/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here