Beranda Kutai Timur Perkuat Tindak Lanjut, Bupati Ingin Bandingkan Data Kemiskinan dari BPS

Perkuat Tindak Lanjut, Bupati Ingin Bandingkan Data Kemiskinan dari BPS

85 views
0

Suasana Audiensi diruang kerja Bupati Kutai Timur. Foto: Wahyu Yuli Artanto Pro Kutim.

SANGATTA- Audiensi Kepala BPS Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Yusniar Juliana didamping Kepala BPS Kutai Timur (Kutim) Akhmad Junaidi bersama Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman berlangsung hangat, Rabu (20/7/2022). Saat pertemuan Ardiansyah mengaku ingin mendapatkan membandingkan data jumlah masyarakat yang masuk dalam kategori miskin dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan data Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim). Meskipun data yang dirilis oleh BPS masih bersifat makro.

“Meskipun makro, tapi tetap kita (Pemkab Kutim) memerlukan (data pembanding) itu. Karena mereka juga paham (data kemiskinan),“ ujarnya usai menerima audiensi BPS Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di ruang kerjanya, Sekretariat Kabupaten.

Data kemiskinan yang dikeluarkan oleh BPS menurut Ardiansyah, masih berkorelasi dengan data yang dirilis oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Mengenai jumlah masyarakat Kutim yang masuk dalam program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sebab hingga kini data kemisikinan masih menjadi perdebatan hampir di semua daerah sampai ke tingkat Pemerintah Pusat.

“Makanya saya minta data dari BPS itu sebagai bahan perbandingan,“ katanya kembali menegaskan.

Sebelumnya Kepala BPS Provinsi Kaltim Yusniar Juliana didampingi Kepala BPS Kutim Akhmad Junaidi menjelaskan, pada 2022 BPS sedang melaksanakan sensus rutin. Salah satunya terkait ketenagakerjaan. Selain itu, pihaknya pada tahun depan juga akan menggelar sensus pertanian dengan cakupan yang sangat luas. Dari seluruh sektor seperti tanaman bahan panganan, perikanan, perkebunan dan lainnya yang masih dalam lingkup sektor pertanian.

“Terkait data kemiskinan, kami (BPS) sedang merumuskan regulasinya untuk melakukan kegiatan tersebut, namun secara umum (sensus) tidak hanya terkait kemisikinan. Data tersebut akan digunakan untuk merumuskan kebijakan, salah satunya terkait kemiskinan,“ terangnya menanggapi permintaan Bupati Kutim.

Pertemuan dimaksud dimulai sekitar pukul 09.00 WITA. Bupati berharap sinergi antara Pemkab Kutim dengan BPS Kaltim maupun Kutim terus berjalan. Tentunya dibarengi silaturahim yang bisa semakin ditingkatkan. (kopi6/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here