Beranda Kutai Timur KSBN Kutim Dikukuhkan, Langsung Bekerja Majukan Seni dan Budaya

KSBN Kutim Dikukuhkan, Langsung Bekerja Majukan Seni dan Budaya

68 views
0

Kepengurusan KSBN Kutim resmi dikukuhkan dan langsung siap berkontribusi dalam memajukan seni dan budaya Kutim. Foto: Irfan/Pro Kutim

SANGATTA – Setelah resmi dikukuhkan oleh Ketua Umum Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Kaltim Kolonel Purnawirawan Donal Sitorus, kepengurusan baru KSBN Kutim periode 2021-2026 langsung memfokuskan organisasi untuk memajukan pengembangan seni dan budaya daerah. 

Pengukuhan ditandai dengan penyerahan simbolis Pataka KSBN kepada Ketua KSBN Kutim Mugeni disaksikan Wabup Kutim Kasmidi Bulang, Ketua Umum Pusat KSBN Mayjen Purnawirawan Hendarji Supanji serta undangan yang hadir di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Rabu (24/8/2022). 

Dalam kesempatan ini, Wabup Kutim Kasmidi Bulang mengucapkan selamat dan sukses setelah KSBN Kutim dikukuhkan.

“Dalam momen ini seluruh pengurus KSBN bisa menginventarisir membantu pemerintah dalam membangun khasanah kebudayaan agar lebih bergeliat,” tegasnya. 

Kasmidi turut menceritakan bagaimana sebelumnya ia meraih gelar doktor dalam disertasi soal kebudayaan berjudul “Pelaksanaan tarian Hudoq dalam tradisi Lomplai, studi interaksi simbolik sebagai implikasi praktis bagi masyarakat Dayak Wehea di Kecamatan Muara Wahau Kutai Timur”.

“Dalam hal ini saya konsisten mengangkat soal budaya, alhamdulillah disertasi saya bisa dipertahankan di depan 8 penguji (profesor). Karena memang Kutim ini sangat kaya dalam seni dan budayanya yang tersebar di 18 kecamatan,” tegasnya.

Ia menegaskan Kutim masih masuk bagian koordinasi dengan Kerajaan Kutai Kartanegara (Kukar). Topografinya juga bervariasi serta diisi dengan berbagai suku. Mulai Jawa, Bugis, Dayak, Banjar dan lainnya ditunjang dengan wisata yang beragam. 

“Kita punya tarian hudoq yang selalu ditampilkan di pesta adat Lom Plai yang menjadi agenda rutin di Desa Nehas Liah Bing Kecamatan Muara Wahau. Belum lagi kita juga punya Gunung Beriun dan yang tak kalah menariknya. Kutim punya situs goa telapak tangan tertua yang di Kawasan Karst Mengkuris Kecamatan Karangan. Untuk itu, saya mengajak KSBN Kutim bersinergi bersama membangun kekayaan seni dan budaya Kutim,” bebernya.

Senada, Ketua Umum KSBN Kaltim Kolonel Purnawirawan Donal Sitorus menegaskan, KSBN merupakan organisasi seni budaya yang dibentuk dalam mendukung implementasi Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Kemajuan Kebudayaan. 

“Tujuannya yakni mengupayakan dan meningkatkan ketahanan kebudayaan. Berkontribusi terhadap kebudayaan melalui perlindungan, pengembangan pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan,” ulasnya.

Selanjutnya dalam memajukan kebudayaan, ada 10 aspek yang harus diperhatikan. Yakni tradisi lisan, manuskrip (tulisan tangan), adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan dan olahraga tradisional. Itulah yang menjadi poin-poin pebting dalam membangun jati diri daerah dengan penguatan kebudayaan.

Sementara itu, Ketua KSBN Kutim Mugeni siap menjalankan tugas dan amanah yang diberikan sebagai nakhoda KSBN.

“Kami siap langsung bekerja melaksanakan program. Tentunya bersama Pemkab Kutim kompak dalam memajukan seni dan budaya Kutim,” singkatnya. (kopi13/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here