Beranda Kutai Timur Diverifikasi, PIS Masuk Nominasi Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Tingkat Nasional

Diverifikasi, PIS Masuk Nominasi Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Tingkat Nasional

246 views
0

Tim penilai verifikasi lomba pasar pangan aman berbasis komunitas tingkat nasional saat berada di PIS. Foto: istimewa/Pro Kutim

SANGATTA – Baru saja Pasar Induk Sangatta (PIS) yang berlokasi di Jalan Ilham Maulana dinilai oleh tim verifikasi dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Samarinda bersama jajaran penilai dari Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan (PMPUPO), Selasa (14/3/2023).

Untuk diketahui, PIS masuk nominasi dalam lomba pasar pangan aman berbasis komunitas tingkat nasional. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala UPT PIS Bohari melalui Kepala Tata Usaha (TU) UPT PIS Ali Yusuf saat dikonfirmasi Pro Kutim.

“Alhamdulillah hari ini di PIS kami kedatangan dari tim penilai verifikasi karena kita terpilih menjadi satu-satunya perwakilan pasar di Kaltim untuk ikut dalam lomba pasar pangan aman berbasis komunitas tingkat nasional,” ungkapnya.

Dijelaskan Yusuf, jika nantinya lomba ini akan diadu tingkat nasional bersama daerah lainnya. Ia pun optimis PIS bisa berprestasi terbaik karena baru saja tim penilai langsung terjun ke lapangan mengkroscek PIS dan mendapatkan respon yang positif.

“Target kita bisa masuk 10 besar, mudah-mudahan saja bisa bertengger di posisi 4 atau 6. Tadi yang dinilai standar PIS dalam pengelolaan pasar, untuk zonasi pasar sudah memenuhi standar, kemudian dalam survei lab pengelolaan limbah pasar tidak ditemukan hal yang negatif artinya sesuai prosedur dan aman,” jelasnya.

Kemudian, hal yang utama dalam penilaian ini yakni terkait apa saja yang dijual pedagang di PIS tidak ditemukan zat-zat yang mengandung bahan kimia berbahaya.

“Produk makanan yang dijual di PIS negatif dan tidak ada yang mengandung formalin ataupun senyawa zat yang berbahaya lainnya. Artinya ini juga menjadi penilaian tersendiri. Dan tadi tim penilai memberikan apresiasi tinggi dalam pengelolaan penjualan makanan di PIS,” tegasnya.

Selanjutnya, untuk arahan dari tim penilai yakni sebagian besar para pedagang tidak menggunakan celemek (kain penutup) saat berjualan. Nah, ke depan ini menjadi atensi.

“Sebelumnya kami sudah mengimbau kepada pedagang untuk menggunakan celemek agar terlihat rapi dan bersih. Kita sudah imbau melalui sosialisasi ke para pedagang dan kami optimis ini perlu proses dalam membangun sinergi bersama Asosiasi Pedagang Pasar Induk Sangatta (APPISTA),” bebernya.

Ke depan, harapannya jika UPT PIS siap bersinergi dengan APPISTA mengingat lomba ini jadi patokan karena UPT PIS terus berkomunikasi intens dengan dukungan dari BPPOM Samarinda.

“Kita berterima kasih kedatangan dari tim penilai dan kita direkomendasikan oleh BPPOM untuk ikut ajang lomba nasional ini. Intinya kita siap maksimal dan tentunya didukung penuh oleh Pemkab Kutim,” tutupnya. (kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini