Beranda Kutai Timur Stan UMKM TP-PKK Kutai Timur Pikat Nasional Lewat Amplang Hitam dan Tas...

Stan UMKM TP-PKK Kutai Timur Pikat Nasional Lewat Amplang Hitam dan Tas Limbah Unik

284 views
0

SAMARINDA- Ada yang berbeda di antara puluhan stan peserta Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat nasional yang digelar di Lapangan Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Senin (7/7/2025). Sebuah stan bernuansa alam dan etnik dengan visual produk daur ulang serta makanan khas yang tak biasa, memancing pengunjung untuk berhenti lebih lama. Itulah stan milik Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim).

Dengan membawa misi promosi potensi lokal melalui produk unggulan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), TP PKK Kutim menghadirkan beragam hasil industri rumah tangga yang semuanya berciri khas Kutim. Produk-produk itu bukan hanya hasil olahan, tapi juga cerminan kekayaan hayati dan kreativitas masyarakat pesisir hingga pedalaman Kalimantan.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah amplang batubara, camilan berbahan dasar ikan dan tinta cumi yang berwarna hitam pekat. Tidak seperti amplang pada umumnya, amplang khas Kutim ini tampil eksotik dan menggoda, seolah menyatu dengan identitas daerah penghasil batubara.

Tak kalah istimewa, terdapat aneka keripik berbahan pisang kepok grecek, salah satu varietas pisang unggulan yang banyak ditanam warga Kutim. Keripik ini hadir dengan tekstur renyah dan rasa manis alami, menjadi simbol potensi agrikultur yang belum banyak dikenal di luar Kaltim.

Di sisi lain meja, botol-botol minuman herbal seperti sari jahe dan gula aren dipajang dengan kemasan modern, ditujukan untuk segmen pasar kesehatan dan gaya hidup alami yang kini tengah naik daun. Semua produk dibanderol dengan harga terjangkau, memperkuat pesan bahwa UMKM Kutim mampu bersaing tidak hanya dari segi kualitas, tapi juga dari sisi keterjangkauan.

Namun bukan hanya produk konsumsi yang menjadi andalan. Kutim juga memamerkan kerajinan tangan unik, di antaranya tas dari limbah plastik yang dirangkai dengan desain kekinian, serta tas kulit kayu dan wakaroros, tas etnik khas Kutai yang dihiasi motif tradisional dalam berbagai warna. Setiap helai tas membawa cerita tentang budaya, daya cipta, dan semangat pelestarian lingkungan.

“Semua produk ini merupakan hasil pembinaan berkelanjutan TP PKK Kutim melalui program UP2K. Sinergi dengan Dinas Koperasi dan UKM serta instansi lainnya,” ujar salah satu pengelola stan Kutim.

Tak hanya menjadi ruang jual beli, stan Kutim juga bertransformasi menjadi ruang pamer wisata. Di bagian belakang stan, terpajang monitor yang secara bergiliran menampilkan video pendek tentang potensi destinasi pariwisata Kutim, seperti kawasan gua kars, wisata minat khusus yang menjadi kekayaan geologi daerah ini.

Momentum HKG ke-53 tingkat nasional ini dimanfaatkan secara strategis oleh TP PKK Kutim untuk memperluas pasar dan jejaring antar daerah. Mengingat event ini dihadiri para pengurus TP PKK provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia, peluang untuk memperkenalkan produk khas Kutim menjadi terbuka lebar.

Stan Kutim pun sempat disambangi langsung oleh Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Suswati Tito Karnavian, serta Ketua TP PKK Kaltim Hj Sarifah Suraidah. Kunjungan itu menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengakuan atas inovasi dan semangat lokal yang dibawa oleh TP PKK Kutim.

Tak berlebihan jika produk-produk Kutim ini digadang sebagai wajah baru UMKM nasional yang tidak hanya menampilkan keunikan rasa dan rupa, tetapi juga nilai-nilai keberlanjutan, kearifan lokal, serta pemberdayaan perempuan dan keluarga. Dari tanah Borneo, Kutim menampilkan wajah Indonesia yang kreatif dan berdaya. Warna dari timur, kini menyapa Indonesia. (kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini