Beranda Kutai Timur Diskominfo Kutim Diinstruksikan Tambah Videotron untuk Informasi BMKG Selama Nataru

Diskominfo Kutim Diinstruksikan Tambah Videotron untuk Informasi BMKG Selama Nataru

91 views
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman ditemui wartawan usai mengikuti Rakor bersama Kemendagri. Foto: Bagus-Prokutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengambil langkah sigap dalam mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman secara khusus menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk segera menambah dan mengoptimalkan fungsi videotron di wilayah Kutim sebagai sarana penyampaian informasi peringatan dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Instruksi ini merupakan tindak lanjut langsung dari Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah mengenai Nataru, yang dipimpin oleh Mendagri Tito Karnavian, dan diikuti oleh Bupati Ardiansyah secara daring pada Senin (1/12/2025) pagi. Dalam rakor tersebut, Kepala BMKG menyampaikan peringatan mengenai potensi peningkatan bencana hidrometeorologi di akhir tahun, termasuk potensi hujan lebat di wilayah Kaltim pada pertengahan Desember.

Bupati Ardiansyah Sulaiman menekankan bahwa upaya pencegahan harus diutamakan, dan penyebaran informasi menjadi kunci utama mitigasi bencana.

“Kami tidak bisa main-main dengan potensi cuaca ekstrem ini. Saya telah minta kepada Diskominfo, segera tambah unit videotron, dan isinya harus diutamakan dengan informasi peringatan dini dari BMKG. Kesadaran masyarakat harus ditingkatkan agar mereka bisa melakukan antisipasi sedini mungkin,” tegas Bupati.

Pengoptimalan videotron ini bertujuan agar informasi kritis mengenai cuaca dan potensi bencana dapat tersebar luas dan cepat menjangkau masyarakat di berbagai lokasi strategis. Dengan adanya informasi real-time dari BMKG yang ditampilkan melalui videotron, diharapkan masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan banjir dan longsor, dapat lebih waspada dan segera melakukan evakuasi mandiri jika diperlukan.

Selain Diskominfo, Bupati juga menginstruksikan BPBD untuk memimpin pemetaan daerah rawan serta Dinas PU untuk mengecek kondisi drainase dan kelayakan jalan. Langkah-langkah ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan menyeluruh Forkopimda Kutim dalam menghadapi masa Nataru, dengan fokus utama pada siap siaga bencana, keamanan transportasi, dan pengawasan pariwisata.

Pemerintah Kabupaten Kutim dijadwalkan akan menggelar rapat koordinasi internal lanjutan dengan Forkopimda pada 8 Desember 2025 di Ruang Arau untuk memfinalisasi rencana aksi kesiapsiagaan ini.(kopi5/kopi13)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini