Kirana Anisa Saparin menyabet juara 1 Festival Literasi Kutim. Foto: Bagus/Pro Kutim
SANGATTA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam memajukan literasi dan menumbuhkan bakat menulis di kalangan pelajar menuai hasil membanggakan. Dalam puncak acara Festival Literasi Kutim #1 yang digelar di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG), Senin (8/11/2025) pagi, talenta muda Kirana Anisa Saparin tampil sebagai Juara 1.
Kirana, siswi berprestasi dari SMP Karya Nusa Lestari Telen, berhasil menyabet gelar tertinggi di kategori Puisi untuk jenjang SMP.
Karyanya yang berjudul “Mahakam” dinilai paling unggul oleh dewan juri, menyingkirkan nomine-nomine terbaik dari berbagai sekolah lain di Kutim.
Karya “Mahakam” yang dibawakan Kirana dipercaya mampu memadukan keindahan diksi dengan kedalaman tema, mengangkat isu kearifan lokal yang relevan. Keberhasilan Kirana ini menjadi cerminan bahwa gerakan literasi yang digalakkan di Kutim, sejalan dengan visi Bupati Ardiansyah Sulaiman, telah berhasil menciptakan lingkungan yang subur bagi tumbuhnya penulis muda.

SMP Karya Nusa Lestari Telen, yang menjadi tempat Kirana menimba ilmu, juga tercatat sebagai salah satu nomine dalam kategori Tantangan Literasi Sekolah (TLS) menunjukkan komitmen sekolah tersebut dalam menciptakan budaya literasi yang kuat dan terpadu.
Saat ditemui oleh Pro Kutim usai penyerahan hadiah, Kirana Anisa Saparin mengaku masih diliputi rasa tidak percaya dan haru. Kemenangan ini adalah pencapaian terbesar dalam perjalanan menulisnya.

“Saya benar-benar tidak menyangka mendapat juara,” ungkap Kirana dengan mata berkaca-kaca.
“Awalnya saya hanya ingin menyalurkan ide dan rasa bangga saya terhadap Sungai Mahakam melalui puisi. Kemenangan ini memotivasi saya untuk terus menulis,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim Mulyono yang turut menyaksikan penyerahan hadiah, mengapresiasi tinggi dedikasi Kirana dan seluruh peserta.
“Kemenangan Kirana ini adalah kebanggaan kita bersama. Ini menunjukkan bahwa program Gerakan Sekolah Menulis Buku dan Festival Literasi yang kita adakan telah membuahkan hasil nyata. Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi 13.000 lebih siswa lainnya di Kutim yang telah berpartisipasi dan melahirkan karya,” ujarnya.
Prestasi yang ditorehkan Kirana menegaskan bahwa Kutim bukan hanya kaya akan sumber daya alam, tetapi juga kaya akan sumber daya manusia dan talenta literasi yang siap menjadi duta Kutim di kancah nasional.(kopi5/kopi13/kopi3)





























