Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menghadiri pelantikan DPK KNPI Sangatt Selatan. Foto: Bahtiar/Pro Kutim
SANGATTA SELATAN – Estafet kepemimpinan pemuda di Kecamatan Sangatta Selatan (Sangsel) resmi berpindah. Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sangatta Selatan masa bakti 2025–2028 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung penuh semangat kebersamaan di Aula BPU Kecamatan Sangsel, Selasa (10/2/2026) malam.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPD KNPI Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Avivurahman Alghazali. Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Anggota DPRD Kutim Yusri Yusuf, Kadispora Basuki Isnawan, Camat Sangsel Dewi, serta tokoh masyarakat dan jajaran organisasi kepemudaan (OKP).
Dalam sambutan perdananya, Ketua DPK KNPI Sangsel yang baru dilantik, Riki Rahman, menegaskan komitmennya untuk membawa KNPI sebagai wadah pemersatu. Ia menekankan pentingnya sikap kritis yang konstruktif bagi pemuda.

“Kita harus tetap kritis namun dalam koridor yang benar. Mari kita satukan langkah dan tekad untuk kemajuan pemuda, khususnya di Sangatta Selatan,” ujar Riki.
Ia juga menambahkan bahwa KNPI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kreativitas dan kemandirian generasi muda.
Bukan Sekadar “Gagah-gagahan”.
Senada dengan hal tersebut, Ketua KNPI Kutim Avivurahman Alghazali mengingatkan para pengurus bahwa atribut organisasi yang mereka kenakan memikul tanggung jawab besar kepada masyarakat.
“Atribut yang kita pakai ini bukan untuk gagah-gagahan, melainkan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama di bidang kepemudaan. KNPI harus hadir memberi kontribusi kepada pemerintah dan menjawab harapan masyarakat,” tegas Avivurahman.

Sementara itu dalam arahannya Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, memberikan apresiasi tinggi atas pelantikan ini. Bupati menyoroti peran KNPI Kutim sebagai pelopor pembinaan Petani Milenial, yang sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.
Bupati juga memuji eksistensi Komite Tani Muda (KTM) di Kutim yang mampu merangkul pelaku ekonomi pertanian secara terorganisir.

Ia berharap pengurus KNPI Sangsel tidak terjebak pada seremonial semata.
“Setelah dilantik, kalian diminta lebih berperan aktif. Jangan hanya berpikir wilayah kepemudaan secara sempit, tapi berpikirlah luas seperti KTM. Ada pemuda hebat, ada nasib baik, yang semuanya merupakan bagian dari organisasi kepemudaan untuk kemajuan daerah,” pesan Bupati Ardiansyah.

Dukungan juga datang dari Camat Sangsel Dewi yang berharap pengurus baru dapat berinovasi di bidang sosial, pendidikan, hingga kewirausahaan. Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pemuda Sangsel untuk lebih produktif dan berdaya saing di tingkat kabupaten maupun nasional. (kopi7/kopi13/kopi3)






























