Beranda Kutai Timur BNNK Kutim Latih Agen Pemulihan Narkoba di Sangatta Selatan

BNNK Kutim Latih Agen Pemulihan Narkoba di Sangatta Selatan

106 views
0

Foto: ist

SANGATTA – Upaya menanggulangi penyalahgunaan narkotika di tingkat komunitas kembali diperkuat. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kutai Timur (Kutim) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Agen Pemulihan di Kantor Desa Sangatta Selatan, Selasa, (21/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat agar mampu terlibat langsung dalam proses pemulihan korban penyalahgunaan narkoba.

Bimtek tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, sekaligus kesiapan peserta dalam menjalankan fungsi sebagai Agen Pemulihan di lingkungan masing-masing. Para agen ini diharapkan berperan sebagai garda terdepan atau palagan (medan pengabdian) dalam membantu masyarakat yang terdampak penyalahgunaan narkotika, khususnya dalam proses rehabilitasi hingga reintegrasi sosial.

Kepala BNNK Kutim, AKBP Risnoto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendekatan kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di daerah.

“Melalui bimtek ini, peserta dibekali pemahaman menyeluruh terkait tugas dan fungsi Agen Pemulihan, termasuk bagaimana melakukan pendampingan terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan rehabilitasi, memahami mekanisme rujukan, serta membangun koordinasi yang baik dengan instansi terkait,” ujarnya.

Bagi BNNK Kutim, kehadiran Agen Pemulihan bukan sekadar pelengkap program pemerintah. Mereka diproyeksikan menjadi simpul sosial yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih dekat. Dalam konteks ini, komunitas dipandang sebagai ruang sauk (tempat berhimpun atau berkumpulnya masyarakat) yang strategis untuk membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya narkoba.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh sejumlah materi penting. Selain pemahaman mengenai peran dan tanggung jawab agen pemulihan, mereka juga mendapatkan pembekalan terkait teknik pendampingan bagi korban penyalahgunaan narkoba. Materi tersebut mencakup pemahaman mekanisme rehabilitasi, sistem rujukan layanan, hingga cara membangun koordinasi lintas lembaga.

Tidak hanya itu, peserta juga diperkenalkan pada pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis dalam mendampingi korban penyalahgunaan narkoba. Pendekatan tersebut dipandang penting agar proses pemulihan tidak semata berorientasi pada aspek medis, tetapi juga memperhatikan dimensi sosial dan psikologis para penyintas.

Bimtek ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 24 April 2026. Pesertanya berasal dari berbagai unsur masyarakat di Desa Sangatta Selatan. Sepanjang kegiatan, para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, baik saat penyampaian materi, diskusi interaktif, maupun simulasi lapangan yang dirancang untuk menggambarkan situasi pendampingan di masyarakat.

BNNK Kutim berharap kegiatan ini tidak berhenti pada tataran teori. Para Agen Pemulihan diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat. Dengan demikian, mereka dapat berperan sebagai jembatan antara warga yang membutuhkan bantuan dengan layanan rehabilitasi yang tersedia.

Lebih jauh, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba sekaligus mengikis stigma terhadap korban penyalahgunaan. Stigma kerap menjadi penghalang bagi proses pemulihan, sebab banyak korban enggan mencari bantuan karena khawatir dikucilkan.

“Harapan kami, ke depan masyarakat Kutai Timur semakin sadar dan peduli terhadap bahaya narkoba, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bersih dari narkoba,” tutup Risnoto.

Melalui sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, BNNK Kutim optimistis langkah pencegahan sekaligus pemulihan dapat berjalan lebih efektif. Pada akhirnya, upaya tersebut diharapkan menjadi ikhtiar bersama untuk melindungi generasi muda dan menjaga kualitas kehidupan sosial masyarakat di Kutim. (kopi8/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini