Dispar Kutim saat menerima munjungan Tim Bandar Udara APT Pranoto Samarinda. Foto: Istimewa
SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menerima kunjungan Tim Bandar Udara Kelas I Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda di Ruang Rapat Dispar Kutim, Selasa (12/5/2026) lalu. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi pengembangan konektivitas penerbangan dan sektor pariwisata daerah sebagai kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rombongan bandara dipimpin Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja Sama, Roeslan, dan diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kutim Akhmad Rifanie, bersama jajaran pejabat Dispar Kutim.
Dalam sambutannya, Akhmad Rifanie menyampaikan harapannya agar pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang lebih erat antara Dispar Kutim dan pihak bandara guna mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.

“Pertemuan ini kami harapkan dapat menjadi awal yang baik untuk membangun sinergi dan kerja sama dalam mendukung pengembangan pariwisata serta konektivitas wilayah di Kutim,” ujar Akhmad Rifanie.
Ia menilai, keberadaan akses penerbangan yang semakin baik akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Terlebih, Kutim memiliki potensi wisata alam, pesisir, dan budaya yang dinilai mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sementara itu, Roeslan menjelaskan bahwa Bandara APT Pranoto Samarinda terus memperkuat perannya sebagai pintu gerbang internasional penunjang IKN melalui pengembangan kemitraan strategis, investasi, dan penguatan ekonomi regional.

“Bandara APT Pranoto terus berupaya meningkatkan peran sebagai international gateway penunjang IKN, termasuk melalui pengembangan kerja sama dengan pemerintah daerah dan sektor terkait,” kata Roeslan.
Menurutnya, penguatan konektivitas penerbangan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang, investasi, hingga pengembangan sektor pariwisata di daerah penyangga IKN, termasuk Kabupaten Kutim.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas sejumlah potensi dukungan dan peluang kerja sama untuk memperkuat konektivitas transportasi udara yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi tukar cendera mata dan foto bersama antara jajaran Dispar Kutim dan Tim Bandara APT Pranoto Samarinda.(kopi14/kopi13/kopi3)




























