Beranda Keagamaan Wisuda Angkatan III SDI MIA Cetak Penghafal Al-qur’an

Wisuda Angkatan III SDI MIA Cetak Penghafal Al-qur’an

124 views
0

Momen wisuda angkatan III SDI MIA di Gedung Wanita Bukit Pelangi. Foto: Irfan/Pro Kutim

SANGATTA – Suasana khidmat menyelimuti Gedung Wanita Bukit Pelangi, Sabtu (9/5/2026) pagi. Sebanyak 52 santri Sekolah Dasar Islam (SDI) Mutiara Islam Al Ittiba (MIA) mengikuti prosesi Haflah Akhirussanah atau wisuda kelulusan angkatan ke-III.
Tahun ini, pihak sekolah mengusung tema “Al-Quran di Dada, Ilmu Pengetahuan di Genggaman Menuju Generasi Rabbani”.

Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan misi besar untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kokoh.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian dalam prosesi wisuda ini adalah sesi uji publik. Para lulusan ditantang untuk menunjukkan kemampuan hafalan Al-Quran mereka di hadapan orang tua dan tamu undangan. Tes ini bertujuan untuk membuktikan kualitas pendidikan agama yang selama ini dijalankan di SDI MIA.

Kepala Yayasan SDI MIA, Ridwan, dalam laporannya menyampaikan pesan mendalam kepada para santri. Ia menekankan agar para lulusan tidak pernah berhenti menimba ilmu dan tetap memegang teguh ajaran yang telah diberikan oleh para ustaz dan ustazah.

“Kejarlah cita-cita kalian setinggi langit, namun jangan pernah melupakan baktimu kepada orang tua. Tetaplah menjaga silaturahmi dengan sekolah dan ingatlah setiap butir ilmu yang telah diajarkan di sini,” ujar Ridwan.

Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi yang terbangun antara pihak sekolah dan orang tua murid. Menurutnya, keberhasilan para santri menyelesaikan masa studi tingkat dasar ini merupakan buah dari kerja sama yang harmonis.

Hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim), Slamet Riyanto menyampaikan harapannya agar para wisudawan mampu menjadi motor penggerak kemajuan bangsa di masa depan. Ia menegaskan bahwa generasi yang tumbuh di bawah naungan Al-Quran akan memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman.

“Tantangan masa depan sangat kompleks. Nilai akademik yang baik memang penting, namun keberhasilan hidup yang sesungguhnya akan lebih mudah diraih jika kalian memiliki ilmu yang bermanfaat dan keberkahan dari para guru,” tutur Slamet.

Slamet juga memaparkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutim dalam mendukung pemerataan fasilitas pendidikan, termasuk bagi sekolah swasta seperti SDI MIA. Berbagai program bantuan terus dikucurkan guna menunjang kenyamanan belajar siswa.

“Pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan fasilitas yang menunjang, mulai dari bantuan pembangunan gedung sekolah, pengadaan pakaian seragam, hingga program beasiswa bagi para siswa berprestasi,” tambahnya.

Acara yang berlangsung hingga siang hari tersebut ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara guru, orang tua, dan para santri yang kini bersiap melangkah ke jenjang pendidikan menengah.(kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini