Beranda Kutai Timur Di Hardiknas 2026, Disdikbud Kutim Raih Peringkat Tertinggi Kematangan PD

Di Hardiknas 2026, Disdikbud Kutim Raih Peringkat Tertinggi Kematangan PD

125 views
0

Kepala Disdikbud Kutim Mulyono saat menerima penghargaan. Foto: Fathul/Pro Kutim

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memberikan penghargaan kepada sejumlah perangkat daerah berdasarkan penilaian Tingkat Kematangan Perangkat Daerah (PD) dalam momen peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Senin (4/5/2026). Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus evaluasi terhadap kinerja birokrasi di lingkungan Pemkab Kutim.

Berdasarkan hasil penilaian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim berhasil meraih peringkat pertama dalam kategori “Sangat Tinggi” dengan skor 52. Posisi kedua ditempati Sekretariat Daerah dengan nilai 51, sementara peringkat ketiga diraih Kecamatan Sangatta Utara dengan nilai yang sama.

Di sisi lain, Kecamatan Sangatta Selatan berada pada kategori rendah dengan nilai 22. Selain itu, terdapat sejumlah kecamatan yang belum melaksanakan penilaian kinerja, yakni Kecamatan Batu Ampar, Kaubun, Muara Ancalong, Sandaran, dan Telen.

Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh jajaran di instansinya.

“Semoga dengan diraihnya peringkat satu ini tidak membuat kami jumawa atau cepat puas, justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja agar ke depan bisa mempertahankan posisi ini dengan nilai yang lebih baik,” ujarnya.

Senada dengan itu, Camat Sangatta Utara, Hasdiah, menyebut penghargaan yang diraih menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran kecamatan untuk terus berbenah.

“Semoga penghargaan ini menjadi salah satu pemicu agar teman-teman di kecamatan semakin meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Pemberian penghargaan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Evaluasi tingkat kematangan PD dinilai penting sebagai indikator keberhasilan reformasi birokrasi di daerah.

Selain itu, Pemkab Kutim juga mendorong perangkat daerah yang belum mengikuti penilaian agar segera melakukan pembenahan dan berpartisipasi pada periode berikutnya. Dengan demikian, seluruh PD dapat terukur kinerjanya secara objektif dan berkelanjutan.

Momentum Hardiknas 2026 pun dimaknai tidak hanya sebagai peringatan di bidang pendidikan, tetapi juga sebagai refleksi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus belajar, berinovasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(kopi17/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini