Beranda Kutai Timur Sinergi untuk Desa, 396 Mahasiswa KKN Kolaborasi Unmul Diterjunkan ke Kutim

Sinergi untuk Desa, 396 Mahasiswa KKN Kolaborasi Unmul Diterjunkan ke Kutim

17 views
0

Pemkab Kutim menerima 396 mahasiswa Unmul yang terjun dalam KKN Kolaborasi. Foto: Bahtiar/Pro Kutim

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) secara resmi menerima 396 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Universitas Mulawarman (Unmul) Tahun 2026. Ratusan mahasiswa tersebut akan disebar di 41 desa dan kelurahan yang terletak di 13 kecamatan di wilayah Kutim untuk mendukung peningkatan indeks desa dan percepatan target global.

Penerimaan dan penyambutan para mahasiswa ini berlangsung di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Senin (13/7/2026). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman didampingi Kepala DPMDes Kutim Muhammad Basuni, para camat, serta perwakilan dan dosen pembimbing lapangan dari Unmul.

Pada tahun ini, program KKN mengusung tema “Sinergitas Kampus Berdampak dalam Meningkatkan Indeks Desa Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)”. Tema ini diangkat sebagai wujud kontribusi nyata institusi pendidikan tinggi dalam mengakselerasi pembangunan berkelanjutan.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dalam arahannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak Universitas Mulawarman atas kemitraan strategis yang terus terjalin erat. Menurut Ardiansyah, kehadiran mahasiswa di tengah-tengah masyarakat bukan sekadar pemenuhan kurikulum akademik, melainkan instrumen penting dalam transfer pengetahuan dan inovasi ke perdesaan.

“Mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi, semangat pengabdian, serta solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kehadiran kalian di desa diharapkan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Ardiansyah.

Ardiansyah juga menambahkan bahwa momentum KKN ini sangat tepat untuk memperkuat ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Sinergi ini dinilai krusial untuk mengerek naik Indeks Desa membangun serta menyukseskan program-program berbasis potensi lokal. Di akhir arahannya, Bupati berpesan agar seluruh mahasiswa senantiasa menjaga etika, menghormati adat istiadat setempat, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan warga.

Ada yang berbeda pada pelaksanaan KKN Unmul Angkatan ke-52 kali ini. Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat (PM) KKN LP2M Unmul, Kiswanto, menjelaskan bahwa program tahun ini memelopori konsep kolaborasi lintas institusi yang melibatkan sembilan perguruan tinggi.

“Dengan adanya KKN di setiap perguruan tinggi, kenapa tidak dikolaborasikan saja secara bersamaan? Maka dari itu, kami menyebutnya program KKN Kolaborasi Tahun 2026,” kata Kiswanto saat menyampaikan laporan.

Kiswanto mengucapkan terima kasih atas keterbukaan Pemerintah Kabupaten Kutim yang kembali memfasilitasi mahasiswa untuk melakukan pengabdian masyarakat. 

“Melalui konsep kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan dapat lebih tajam dalam menganalisis masalah, menggali potensi lokal yang belum terjamah, serta mengoptimalkan pelayanan publik di tingkat desa,” sebutnya.

Acara penyambutan kemudian diakhiri dengan prosesi serah terima mahasiswa dari pihak Unmul kepada Pemerintah Kabupaten Kutim secara simbolis. Melalui program kerja yang terukur selama KKN, kolaborasi ini ditargetkan mampu melahirkan ragam inovasi pemberdayaan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat menuju Kutim yang maju dan mandiri.(kopi5/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini