Beranda Keagamaan Tanpa Sekat, Kehadiran Bupati di Konda GKII Kutim Tuai Apresiasi Jemaat

Tanpa Sekat, Kehadiran Bupati di Konda GKII Kutim Tuai Apresiasi Jemaat

431 views
0

Momen Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman berbaur dengan jemaat di Konda GKII VI Kutim. Foto: Habibah/Pro Kutim

BUSANG – Kehadiran Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, dalam Konferensi Daerah (Konda) Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) VI Kutim mendapat sambutan hangat dari ratusan jemaat. Kehadiran Ardiansyah dinilai sebagai bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga persatuan dan tidak membeda-bedakan kelompok masyarakat maupun umat beragama.

Konda VI GKII Kutim Tahun 2026 yang mengusung tema “Growing Together, Melalui Konda Kita Tingkatkan Semangat Pelayanan Membangun GKII Kabupaten Kutai Timur Bertumbuh Bersama Menuju Kedewasaan dalam Kristus” berlangsung di Gereja GKII Desa Rantau Sentosa, Kecamatan Busang, Senin (22/6/2026) malam.

Suasana penuh kebersamaan terlihat sejak awal acara. Ratusan jemaat GKII yang hadir mengaku bahagia dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Ardiansyah Sulaiman yang menyempatkan diri hadir di tengah padatnya agenda pemerintahan.

Camat Busang, Uleh Juk, mengatakan kehadiran Bupati dalam kegiatan keagamaan tersebut menjadi teladan bagi seluruh masyarakat tentang pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan di tengah keberagaman.

“Dengan kehadiran Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, ini menjadi bukti bahwa beliau tidak membeda-bedakan. Ini menjadi contoh bagaimana menjaga kerukunan, menciptakan kehidupan yang harmonis dengan nilai-nilai kasih serta semangat gotong royong,” ujarnya.

Menurut Uleh Juk, keberagaman suku, budaya dan agama yang ada di Kutim harus terus dijaga sebagai kekuatan daerah. Ia berharap hubungan yang harmonis antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat semakin erat demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu dalam sambutannya, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Konda GKII VIIbKutim. Ia berharap forum tersebut dapat melahirkan kepengurusan baru yang mampu membawa semangat pelayanan dan memperkuat kehidupan beragama di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, saya mengucapkan selamat berkonferensi. Semoga menghasilkan keputusan terbaik dan melahirkan pengurus yang mampu membawa semangat perjuangan serta pelayanan bagi umat,” katanya.

Ardiansyah menegaskan pemerintah daerah akan terus mendukung seluruh kegiatan keagamaan tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan. Menurutnya, kerukunan yang selama ini terjaga merupakan modal utama pembangunan Kutim.

Ia juga mengingatkan bahwa Kutim merupakan daerah yang sangat heterogen dengan berbagai suku, budaya dan agama.

Karena itu, nilai toleransi harus terus dipelihara agar tidak terjadi perpecahan yang dapat menghambat kemajuan daerah.

“Kerukunan adalah modal yang sangat berharga. Sejak awal berdirinya Kutai Timur hingga sekarang, kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita dalam membangun daerah,” tegasnya.

Meski di tengah tantangan pengurangan transfer dana pusat yang cukup signifikan, Ardiansyah memastikan pemerintah tetap berupaya memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan, termasuk melalui program insentif bagi guru Sekolah Minggu dan imam masjid.

Di akhir sambutannya, Ardiansyah secara resmi membuka Konda GKII VI Kutim. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat menghasilkan keputusan terbaik yang tidak hanya bermanfaat bagi gereja, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan dan penguatan persatuan masyarakat Kutim.(kopi10/kopi13/kopi3) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini