Suasana penyaluran bantuan ternak domba dari Baznas Kutim di Kaliorang. Foto: Habibah/Munirah Pro Kutim
KALIORANG – Program pemberdayaan ekonomi melalui bantuan ternak domba yang disalurkan Baznas Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama Baznas Kaltim mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kecamatan Kaliorang. Salah seorang penerima manfaat tersebut adalah Wagiso, Ketua Kelompok Ternak Domba di Desa Citra Manunggal Jaya yang beranggotakan 20 orang.
Wagiso menjelaskan, dari total anggota kelompok, terdapat empat orang yang telah mengikuti pelatihan khusus peternakan domba sebagai bagian dari persiapan sebelum bantuan diberikan. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama satu minggu pada Oktober lalu di Peternakan Pangeran Domba yang menjadi mitra Baznas dalam pengembangan ternak domba.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kutim Baznas Kutim, dan Baznas Kaltim. Bantuan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk mengembangkan usaha ternak domba secara lebih serius dan berkelanjutan,” ujar Wagiso.

Ia menambahkan, sebelum menerima bantuan, kelompok ternak telah dibekali pengetahuan dasar mengenai perawatan, pakan, hingga manajemen kesehatan ternak. Dengan adanya pelatihan tersebut, kelompok ternak diharapkan mampu mengelola bantuan secara optimal dan mandiri.
Usai penyerahan bantuan secara simbolis, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama rombongan meninjau langsung kandang domba milik kelompok ternak. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan sarana prasarana sekaligus memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Sementara itu, Camat Kaliorang Rusmono yang ditemui usai kegiatan menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kutim dan Baznas Kaltim atas kontribusi nyata dalam membantu masyarakat Kaliorang. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga.

“Semoga bantuan ini benar-benar memberi manfaat untuk kita semua dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Kaliorang,” ungkap Rusmono.

Dalam program ini, Baznas Kutim menggandeng Pangeran Domba Samarinda yang berlokasi di Muang Dalam sebagai mitra pendamping. Peternakan Pangeran Domba dikenal bukan sekadar usaha peternakan, tetapi juga simbol kemandirian dan inovasi agribisnis di Kaltim. Dengan penerapan praktik peternakan modern, menghasilkan ternak berkualitas tinggi, serta memperkuat rantai pasok lokal, model yang diterapkan Pangeran Domba dinilai dapat menjadi contoh bagi peternak lain.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menumbuhkan sektor peternakan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah, sekaligus mendukung visi kemandirian pangan dan penguatan produksi protein hewani di Kabupaten Kutim dan Kaltimsecara umum.(kopi10/kopi13/kopi3)
































Semoga mereka semua yang mendapatkan bantuan adalah para mustahiq sesuai dengan syari’at Islam, aamiin