Beranda Kutai Timur Layanan Kesehatan Bergerak Jadi Harapan Baru Warga Pesisir Kutim

Layanan Kesehatan Bergerak Jadi Harapan Baru Warga Pesisir Kutim

25 views
0

Warga khususnya perempuan di Desa Susuk Tengah Sandaran mengikuti pemeriksaan gratis dari Dinkes Kutim.Foto: Dewi/Pro Kutim

SANDARAN – Program pelayanan kesehatan bergerak di daerah terpencil perbatasan kepulauan (DTPK) yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali menjangkau masyarakat pesisir dan wilayah terpencil di Kecamatan Sandaran. Program ini menjadi solusi bagi warga yang selama ini mengalami keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan karena jarak tempuh yang jauh dari Puskesmas maupun rumah sakit.

Pelayanan kesehatan tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari ibu hamil dan ibu menyusui, bayi dan balita, anak-anak, remaja, lansia hingga masyarakat umum yang membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan dasar. Selain itu, program ini juga difokuskan untuk pemantauan gizi serta pencegahan stunting di wilayah pesisir dan pedalaman.

Berbagai layanan diberikan langsung di desa-desa, di antaranya pemeriksaan kesehatan umum, pelayanan kesehatan ibu dan anak, imunisasi, edukasi kesehatan, pemeriksaan gizi, hingga pemberian obat-obatan secara gratis kepada masyarakat.

Salah seorang warga Desa Susuk Tengah, Armina (24), mengaku sangat terbantu dengan hadirnya pelayanan kesehatan bergerak tersebut. Ibu dua anak itu datang untuk melepas alat kontrasepsi KB implan yang selama ini sulit ia lakukan karena akses layanan kesehatan yang jauh.

“Saya sangat bersyukur ada pelayanan kesehatan bergerak ini. Di sini kalau mau ke pusat kesehatan jauh sekali, jadi sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, layanan kesehatan bergerak juga menghadirkan pemeriksaan IVA Test bagi perempuan di Desa Susuk Tengah. Pemeriksaan deteksi dini kanker serviks tersebut menjadi yang pertama kali dilaksanakan di desa tersebut.

Sementara itu, Leni (28) yang mengikuti pemeriksaan IVA Test, mengaku senang dan antusias karena akhirnya bisa mendapatkan layanan kesehatan perempuan tanpa harus bepergian jauh ke kota.

“Kami merasa terbantu sekali karena sekarang bisa periksa kesehatan di desa sendiri,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Dinas Kesehatan menargetkan program pelayanan kesehatan bergerak mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah terpencil. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menekan angka stunting serta mengurangi risiko kematian ibu dan anak di kawasan pesisir Kecamatan Sandaran.

Dengan mendatangi langsung desa-desa terpencil, pemerintah berharap seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan tanpa terkendala jarak maupun keterbatasan fasilitas kesehatan.(kopi10/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini