Beranda Entertainment Semarak Bazar STAIS, Kreativitas dan Kearifan Lokal Berpadu

Semarak Bazar STAIS, Kreativitas dan Kearifan Lokal Berpadu

24 views
0

Bazar menyemarakkan Harlah ke-19 STAIS. Foto: Dewi/Pro Kutim

SANGATTA — Suasana halaman kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS) tampak semarak pada peringatan Harlah ke-19 yang digelar Sabtu (9/5/2026). Di tengah rangkaian kegiatan yang dihadiri Sekretaris Kabupaten Kutai Timur (Seskab Kutim) Rizali Hadi mewakili Bupati Ardiansyah Sulaiman, Ketua STAIS Kutim Satriah, Ketua Yayasan YPTAIS Kutim Mustajib Daroini, jajaran dosen, staf, alumni, dan mahasiswa, bazar mahasiswa menjadi salah satu magnet perhatian pengunjung.

Deretan stan yang dihiasi warna-warni produk kuliner dan kerajinan tangan seolah menjadi taman kreativitas yang tumbuh di tengah perayaan hari jadi kampus tersebut. Aroma makanan tradisional berpadu dengan jajanan modern menghadirkan suasana hangat dan penuh antusiasme.

Mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, Bella, menjelaskan bahwa bazaar tersebut merupakan bagian dari rangkaian lomba dalam perayaan harlah kampus. Kegiatan itu diikuti oleh 11 peserta dari berbagai program studi di lingkungan STAIS Kutim.

“Bazaar ini memang bagian dari lomba harlah. Pesertanya berasal dari setiap prodi, seperti Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga, MPI, PI, dan PGI. Setiap prodi wajib memiliki perwakilan,” ujar Bella saat diwawancarai di sela kegiatan.

Menurutnya, bazar tersebut diperuntukkan khusus bagi mahasiswa sebagai wadah menyalurkan kreativitas sekaligus melatih jiwa kewirausahaan. Produk yang dijual pun beragam, mulai dari makanan tradisional hingga kuliner kekinian.

“Ada makanan tradisional, ada juga makanan modern seperti salad buah dan mangga stik. Jenis makanannya bebas sesuai kreativitas peserta,” jelasnya.

Tak hanya kuliner, beberapa peserta juga menampilkan hasil kerajinan tangan. Salah satu yang menarik perhatian pengunjung ialah rangkaian bunga karya anak-anak Sekolah Luar Biasa (SLB) yang dipasarkan dalam bazar tersebut.

Kerajinan itu menjadi simbol bahwa kreativitas dapat mekar dari tangan siapa saja, layaknya bunga yang tumbuh indah meski di tanah yang berbeda. Kehadirannya menambah warna tersendiri dalam perayaan harlah kampus yang mengusung semangat kebersamaan dan pemberdayaan.

Peringatan Harlah ke-19 STAIS tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang tumbuh bagi mahasiswa untuk menunjukkan potensi, inovasi, dan semangat kolaborasi. Melalui bazar tersebut, mahasiswa belajar bahwa pendidikan bukan hanya soal teori di ruang kelas, melainkan juga keberanian menanam mimpi dan memanen pengalaman di tengah kehidupan nyata.(kopi15/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini