Beranda Kutai Timur Antisipasi Agar Listrik Tak Padam Saat UNBK – Disdik Kutim Surati PLN...

Antisipasi Agar Listrik Tak Padam Saat UNBK – Disdik Kutim Surati PLN dan Siapkan Genset

83 views
0

SANGATTA- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) konsisten menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk siswa sekolah, khususnya tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tahun ini, UNBK akan digelar di 19 sekolah, tersebar di tiga kecamatan. Yakni sekolah di Kecamatan Sangatta Utara, Selatan serta Teluk Pandan. Sementara sebagian lainnya masih berupa Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP). Namun seperti tahun-tahun sebelumnya, satu hal yang menjadi perhatian panitia pelaksana UN adalah listrik. Sebagai penyulai tenaga komputer saat ujian agar tetap menyala.

“Faktor listrik memang menjadi perhatian kami (panitia). Sebab jika terjadi pemadaman listrik tentunya UNBK tidak dapat berjalan,” sebut Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendidikan (Disdik) Tri Untiastuti, di Ruang Kerjanya, Kamis (5/4/2018).

Untuk itu, pihak Disdik melakukan beberapa upaya antisipasi agar masalah tersebut tidak menghambat pelaksanaan UN apabila memang benar terjadi. Diantaranya yaitu dengan menyurati PLN agar tidak melakukan pemadaman listrik di zona-zona pelaksanaan UN, pada hari H pelaksanaan. Selanjutnya antisipasi lain seperti penyediaan generator set (genset) di sekolah-sekolah pelaksana UNBK.

Berikutnya hal lain yang juga akan diantisipasi adalah menjaga agar jaringan internet tetap stabil. Sehingga peserta tetap berada dalam jaringan (online) dan lancar saat menjawab soal ujian. Sehubungan hal itu, selain mengerahkan masing-masing dua pengawas untuk satu ruang ujian, pihak Disdik juga bakal menyiapkan teknisi bidang teknologi informasi sebagai bentuk antisipasi.

“Terlepas dari persoalan teknis tersebut, kami semua berharap pelaksanaan UNBK maupun UNKP berjalan lancar tanpa kendala apapun,” tutup Unti, sapaan akrab Tri Untiastuti. “Tahun depan (2019), insyaAllah pelaksanaan UNBK akan diperluas di sekolah kecamatan lainnya. Seperti Batu Ampar, Kongbeng, Sangkima di Sangatta Selatan serta sekolah-sekolah di perusahaan perkebunan (kelapa sawit),” tambahnya saat didampingi Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Pendidikan Menengah Abbas Husaini. (hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here