Beranda Pertanian Distan Kutim Maksimalkan PAD Retribusi – Aktivitas RPH Batota Terus Meningkat

Distan Kutim Maksimalkan PAD Retribusi – Aktivitas RPH Batota Terus Meningkat

82 views
0

Kepala Distan Kutim Sugiono (Foto: Dok humas)

SANGATTA-Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kutai Timur (Kutim) Sugiono menegaskan kini pihaknya tengah memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sumber-sumber pemasukan  keuangan daerah lewat sektor pajak daerah maupun retribusi daerah. Nah, sumber PAD yang sekarang mengalami peningkatan sebagai penyumbang keuangan daerah adalah retribusi Rumah Potong Hewan (RPH) Batota, milik Distan. Untuk diketahui pemasukan retribusi RPH Batota sudah melewati target retribusi yang ditetapkan pemerintah.

“Pemasukan retribusi dari RPH Batota pada tahun ini, terus mengalami peningkatan setiap bulannya. Dari target retribusi RPH Batota yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 12 juta pertahun, dalam kurun enam bulan berjalan retribusi yang telah disetorkan ke Kas Daerah (Kasda), sudah lebih dari Rp 36 juta,” jelasnya.

Ditambahkan Sugiono yaitu untuk satu ekor sapi yang dipotong di RPH, dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 40 ribu per ekornya. Dalam enam bulan terakhir, lonjakan jumlah sapi yang dipotong di RPH Batota terjadi pada bulan ramadan lalu, yakni lebih dari 200 ekor sapi.

“Tingginya permintaan daging segar sapi di pasaran turut mempengaruhi. Belum lagi dalam beberapa bulan kedepan, dipastikan permintaan daging sapi juga akan tetap tinggi, karena banyaknya acara pernikahan. Untuk itu dirinya yakin aktivitas di RPH Batota akan semakin meningkat,” ujarnya.

Ditambahkan Sugiono, kini di RPH Batota Sangatta sudah memiliki sebelas orang petugas pemotong hewan sapi, sehingga proses pemotongan bisa semakin cepat. Selain itu, pihaknya telah memperbaiki pola penempatan hewan sapi siap potong di RPH, dengan  mempersiapkan kandang sapi sementara sebelum sapi dipotong, agar sapi tidak mengalami stress. Termasuk dengan tersedianya tenaga dokter hewan di RPH Batota, yang siap melakukan pemeriksaan kondisi dan kesehatan sapi, sebelum dilakukan pemotongan.(hms13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here