Beranda Umum & Ekonomi PRKE Jadi Berkah PKL – Dikunjungi Ratusan Orang, Omzet Puluhan Juta Permalam

PRKE Jadi Berkah PKL – Dikunjungi Ratusan Orang, Omzet Puluhan Juta Permalam

69 views
0

Ketua Panitia M Yani, melaporkan kegiatan PRKE tahun 2019, saat penutupan di Graha Expo Center Sangatta.(Foto: Wak Hedir Humas)

SANGATTA – Ketua panitia pelaksana Pekan Raya Kutim Expo (PRKE) tahun 2019 di Kabuapten Kutai Timur (Kutim), M Yani mengatakan PRKE digelar dengan penuh semarak dan meriah, mempublis hasil pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten, pihak swasta dan masyarakat. Selama kurun waktu empat tahun, kepemimpinan Bupati H Ismunandar dan Kasmidi Bulang, khususnya selama pembangunan satu tahun terakhir, memberi hiburan kepada masyarakat Kutim, serta mempromosikan potensi lokal Kutim untuk membuka minat investasi selebar – lebarnya kepada pengusaha di Kabupaten Kutim ini.

Dari PRKE ini, tergambar potret miniatur kinerja Pemerintah dalam merencanakan dan memimpin pembangunan stan OPD dan Kecamatan, pihak swasta yang mengimplementasikan dalam bentuk pembangunan fisik dan pengelolaan sumber daya alam, pengembangan sumber daya manusia dan energi, serta geliat masyarakat lokal yang senantiasa berkomitmen untuk menjaga budaya dan kearifan lokal.

“Dan tidak kalah penting adalah peningkatan ekonomi masyarakat, melalui penjagaan ketahanan dan simpul agribisnis yang terus didorong pemerintah, bersama pihak swasta yang berkomitmen dengan program tanggung jawab sosialnya,” papar Yani, pada penutupan Expo, Sabtu (12/10/2019) di Graha Expo Center, Sangatta.

Selama kurang lebih lima hari perhelatan expo, lanjut Yani, nuansa dominan terlihat dari paparan dan konten stan. Selain menampilkan tupoksi lembaga, tahun ini semakin menonjol aspek layanan publik yang lebih SMART. Capain CSR dalam pengembangan ekonomi dan pelestarian budaya masyarakat lokal. Hal ini dianggap penting dalam rangka ketahanan ekonomi dan kondusifitas pembangunan Kutim dalam bingkai NKRI.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, dalam lima hari ini, yang diikuti kurang lebih 261 peserta pameran, dapat disimpulkan pula terjadi efek domino, yang diharapkan yaitu stabilitas atau omset perputaran uang dan animo pengujung stan expo dan lapak UMKM.

“Rata-rata omset pedagang kaki lima (PKL) senilai Rp 30.000.000 – Rp 40.000.000 per malamnya dan pengunjung rata – rata sebanyak 3.500 – 4000 kunjungan per hari, untuk kunjungan stan indoor maupun outdoor,” ungkanya.

Dapat disimpulkan, sambung Yani, kondisi ekonomi Indonesia secara nasional yang belum pulih ke kondisi normal, tidak terlalu signifikan pengaruhnya bagi masyarakat Kutim khususnya. Ini menjadi salah indikator keberhasilan pembangunan. Dimana pemerintah menjadi leading sectornya.

“Terlihat dari meningkatnya keinginan masyarakat untuk menajdi peserta disektor UMKM termasuk PKL,  menandakan terus bangkitnya kesadaran kewirausahaan sebagai opsi pembuka lapangan kerja bagi masyarakat Kutim pada umumnya. Sektor inilah sejatinya turut menjaga stabilitas ekonomi masyarakat Kutim,” tutupnya. (hms15)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here