Beranda Keagamaan Milad 107 Tahun Muhammadiyah di Kutim – Dianggap Berkontribusi Besar Pada Kemajuan...

Milad 107 Tahun Muhammadiyah di Kutim – Dianggap Berkontribusi Besar Pada Kemajuan Bangsa

145 views
0

Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kutim H Syafruddin Syam ssat memberikan sambutan dalam Peringatan Milad 107 Muhammadiyah sekaligus Takbligh Akbar di area MDS Istiqomah/Ponpes Istiqomah, Sabtu (23/11/2019). (Foto: Wahyu Humas)

SANGATTA – Peringatan Milad 107 Muhammadiyah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sekaligus dirangkai Takbligh Akbar, di area MDS Istiqomah/Ponpes Istiqomah, Sabtu (23/11/2019). Milad kali ini mengusung tema “Muhammadiyah Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”. Acara itu dihadiri, Kepala Bagian (Kabag) Sosial Andi Abdul Rahman mewakili Bupati Kutim Ismunandar yang masih cuti.

Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kutim Syafruddin Syam nampak pula ditempat acara. Para kader Muhammadiyah Kaltim, tokoh masyarakat, tokoh agama, Camat Sangatta Selatan Hasdiah dan seluruh unsur musfika Sangatta Selatan. Peringatan Milad 107 Muhammadiyah hari ini setidaknya dihadiri 750 undangan.

Kabag Sosial Andi Abdul Rahman sebagai utusan Pemkab Kutim mengatakan sebagai umat, sebaiknya jangan pernah melupakan sejarah organisasi. Khususnya Muhammadiyah yang lahir pada 8 Dzulhijjah 1330 H atau 18 November 1912. Selanjutnya menjadi organisasi besar di Indonesia bersama NU sebagai persatuan umat yang juga merupakan saudara kembarnya. Berasal dari didikan satu guru yakni Syekh Akhmad Khatib Al Minangkabawi.

“Di usia 107 tahun Muhammadiyah semakin hebat, jaya dan syari’i. Semua itu tidak dapat dipungkiri, karena Muhammadiyah lahir sebelum negara merdeka,” tegas Andi.

Menurut Andi, kontribusi Muhammadiyah pada negara ini sungguh luar biasa. Berdirinya negara ini dikawal dua organisasi besar yakni Muhammadiyah dan NU. Menjadi penyanggah seluruh tantangan dan rintangan negara serta harus diakui oleh semua kalangan.

“Bahkan dimanapun kader-kader Muhammadiyah menjadi besar, dari segala unsur pimpinan, baik dari pusat maupun daerah. Dan itu menjadi panutan lahirnya Muhammadiyah (yang) mampu mencerdaskan bangsa,” jelasnya.

Sementara itu Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kutim H Syafruddin Syam menjelaskan, bahwa peringatan milad Muhammadiyah sudah menjadi tradisi. Selalu dihelat setiap tahun dan diselenggarakan di seluruh daerah. Khusus tahun ini sekaligus pula dibuka Rapat Muspinda Muhammadiyah se Kutim untuk pemilihan pengurus yang akan datang. 

Ia memaparkan sedikit tentang sosok Nyai KH Ahmad Dahlan, salah seorang tokoh wanita yang konsen pada dunia pendidikan. Perjuangannya mengikuti berdirinya Muhammadiyah, namun banyak yang tidak mengenal. Nyai KH Ahmad Dahlan layak dikatakan wanita tangguh dalam memperjuangkan dunia pendidikan di Indonesia.

“Pergerakan Muhammadiyah di bidang pendidikan dan lainnya sangatlah berpengaruh, untuk menciptakan kader-kader pemimpin bangsa,” ungkap Syafruddin yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim.

Syafruddin mengatakan selama ini Muhammadiyah cukup besar memberikan kontribusi pada negara. Hal itu perlu menjadi catatan penting dalam sejarah perjuangan bangsa ini. Tak hanya KH Ahmad Dahlan, namun juga sang istri yang telah berjuang menjadikan Muhammadiyah semakin besar sekarang ini.

“Muhammadiyah kedepan dapat menjadi koordinator seluruh organisasi pada umumnya dan khususnya kemahasiswaan. Tentunya para pemuda-pemuda Muhammadiyah menjadi benteng perserikatan. Untuk melahirkan kader-kader perserikatan demi umat bangsa, dalam lingkup Kabupaten Kutai Timur,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan pelantikan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kutim periode 2018-2022. Dilanjutkan pemberian 50 paket sembako dan donasi dari Lazis Mu. Kegiatan diakhiri dengan takbligh akbar dan Shalat Dzuhur berjam’ah. (hms7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here