Beranda Kutai Timur Pemerintahan Kecamatan Longmes Lakukan Pendampingan KEE LBMS

Pemerintahan Kecamatan Longmes Lakukan Pendampingan KEE LBMS

62 views
0

Camat Longmes Emmanuel Eng saat menerima kedatangan Tim Yayasan Ulin dan Yasiwa.Foto: Ist

LONG MESANGAT – Camat Long Mesangat (Longmes) Emmanuel Eng mengatakan jika beberapa waktu lalu pihaknya melakukan pendampingan tim dari Yayasan Ulin dan Yayasan Konservasi Khatulistiwa Indonesia (Yasiwa) untuk lebih mengkaji lebih dalam terkait Kawasan Ekosistem Esensial Lahan Basah Mesangat – Suwi (KEE LBMS) bersama konsultan yang dilaksanakan di seluruh desa di Kecamatan Long Mesangat.

“Kami sudah melakukan pendampingan dan berinteraksi bersama tim kajian konsultan. Selain itu kami juga sudah menginformasikan kepada jajaran BPD dan lembaga adat setempat untuk turut berpartisipasi untuk melancarkan proses pengumpulan data kajian keadaan sekitar di setiap desa di Longmes,” jelasnya kepada Pro Kutim.

Ditambahkan Emmanuel, jika KEE LBMS ini merupakan mengkaji ekosistem di luar kawasan suaka alam atau kawasan pelestarian alam yang secara ekologi, sosial dan ekonomi penting untuk menunjang kelangsungan kehidupan bagi kesejahteraan masyarakat serta mutu kehidupan manusia yang ditetapkan sebagai kawasan yang dilindungi untuk upaya konservasi keanekaragaman hayati dan ekosistemnya.

“Pengelolaan kawasan bernilai ekosistem penting dan daerah penyangga kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Menindaklanjuti pengusulan KEE LBMS untuk dikelola atas arahan dari Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) dan SK dari Bupati Kutim bernomor: 031/K.677/2016,” terangnya.

Untuk diketahui, lahan basah Mesangat terletak di Kecamatan Long Mesangat terdiri dari Danau Mesangat dan daerah limpasan (aliran) air sungai di sekitarnya. Lahan basah Mesangat merupakan habitat asli bagi buaya badas hitam (crocodylus siamensis). Buaya air tawar ini biasanya berada di sekitar rawa terbuka yang sebagian tertutup vegetasi terapung dan kemudian membangun sarang di atasnya. Buaya badas hitam sebagian besar mencari ikan sebagai makanannya. Oleh karena itu, nelayan meyakini di rawa yang banyak ikan, terdapat pula buaya di sana. Sementara, lahan basah Suwi berada di Kecamatan Muara Ancalong.(hms13/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here