Beranda Entertainment Kutim Kabupaten Pertama di Kaltim – Terapkan Call Center Gawat Darurat

Kutim Kabupaten Pertama di Kaltim – Terapkan Call Center Gawat Darurat

147 views
0

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) merupakan kabupaten pertama di Kalimantan Timur (Kaltim) yang menerapkan call center terpadu gawat darurat 112, diantara 6 kabupaten lainnya di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Namun untuk keseluruhan daerah Kabupaten/Kota se-Kaltim, call center Kutim jadi yang keempat. Setelah Kota Balikpapan, Kota Samarinda dan Kota Bontang.

“Saat ini Kabupaten Timur merupakan Kabupaten/kota termasuk dari 4 daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) yang sudah menerapkan layanan Call Center 112. Setelah Kota Balikpapan, Kota Samarinda dan Kota Bontang,” ungkap Kadis Kominfo Perstik Kutim Ery Mulyadi diacara launching Call Center 112, oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di ruang Meranti, Kantor Bupati, Rabu (22/12/2021).

Launching layanan kegawatdaruratan 112 ini menjadi bagian dari peningkatan layanan pengaduan berbasis aplikasi. Dengan adanya layanan call center 112 ini, masyarakat tidak lagi repot harus mengingat beberapa nomor layanan darurat, seperti yang selama ini dilakukan. Layanan kegawatdaruratan 112 merupakan nomor tunggal panggilan darurat (emergency call center). Dapat menerima maupun mengirimkan permintaan pertolongan dari masyarakat yang membutuhkan penanganan secara cepat, tepat. Berkaitan dengan kejadian kecelakaan, bencana, kebakaran, gangguan binatang buas dan situasi lainnya.

“Dengan mengedepankan komitmen terhadap terlaksananya Layanan Panggilan Darurat Call Center 112 di lingkungan Pemkab Kutim, maka dibentuknya tim layanan center 112 yang telah dibekali pelatihan penanganan laporan kegawatdaruratan,” tegas Ery.

Saat ini, katanya layanan dipusatkan di kantor Diskominfo Perstik Kutim. Terkoneksi ke tim pelaksana perangkat daerah yang tahun ini terfokus di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD dan RSUD Kudungga Sangatta. Di awal peluncuran program ini, menurut Ery baru tiga instansi atau OPD yang tergabung di call center 112. Tetapi ke depan akan dikembangkan lebih banyak instansi terkait lainnya, termasuk pihak kepolisian.(hms15/hms3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here