Beranda Pemerintahan Rakor Penerimaan dan Perencanaan DAK Fisik – Libatkan 176 Peserta, Kepsek dan...

Rakor Penerimaan dan Perencanaan DAK Fisik – Libatkan 176 Peserta, Kepsek dan Operator Dapodik se Kutim

51 views
0

Suasana Rakor sekolah penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik 2022 dan perencanaan DAK fisik 2023 sub bidang SMP tahun anggaran 2022.(Wahyu Pro Kutim)

SANGATTA – Sebanyak 176 peserta, yakni 88 Kepala Sekolah (Kepsek) dan 88 operator data pokok pendidikan (dapodik) SMP se Kutai Timur (Kutim) dilibatkan untuk mengikuti rapat koordinasi (Rakor) sekolah penerimaan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik 2022 dan perencanaan DAK fisik 2023 sub bidang SMP tahun anggaran 2022. Rakor yang digelar oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim tersebut berlangsung selama dua hari dari 19-20 Maret 2022. Dibuka Plt Asisten Admum Seskab Kutim Rizali Hadi mewakili Bupati Kutim di Hotel Royal Victoria Sangatta, Sabtu (19/3/2022). 

Plt Asisten Admum Seskab Kutim Rizali Hadi mengingatkan, dalam pengelolaan DAK harus mengikuti arahan dan aturan sesuai “rambu-rambu”. Artinya dalam mengelola anggaran pilih yang paling prioritas dan sangat prioritas. 

“Begitu juga emikian dalam hal menata Kutai Timur, kita ingin tenaga-tenaga yang terampil dan berkualitas. Sehingga Kutai Timur ini lebih maju,” ucap Rizali dihadapan perwakilan Inspektur Wilayah Endry Permady, perwakilan BPKAD Rudiansyah dan peserta rakor. 

Dia menerangkan SDM yang diinginkan dalam dunia pendidikan ini adalah SDM yang berkualitas, memiliki kinerja yang bagus. Untuk itu dia berpesan informasi dari KPK RI terkait pembangunan, mulai dari perencanaan sudah di awasi penegak hukum. Oleh karena itu, harus berhati-hati dalam menggunakan dana, apalagi dana yang digunakan dari Pemerintah Pusat. Tentunya setelah dikelola Pemkab Kutim melalui OPD akan mendapat pengawasan langsung. 

“Jadi harus tetap semangat bekerja, dalam hal merencanakan, melaksanakan sampai dengan mempertanggung jawabkan anggaran yang dikelola ini. Bisa membuat hati kita senang, membuat kita bisa sarapan dan membuat kita enak tidur, itu yang penting,” jelasnya Rizali seraya mengingatkan untuk tertib administrasi.

Terakhir, ia berharap adanya persepsi yang sama antara peran Kepsek dan Operator Dapodik yang menentukan besaran anggaran untuk DAK fisik 2023, dengan Pemkab Kutim sebagai penerima data. Kemudian menyalurkan sesuai dengan kepentingan pembangunam. Agar bisa menata Kutim dengan Baik. 

Sebelumnya, Plt Kadisdik Kutim Irma Yuwinda berharap seluruh peserta bisa memahami apa yang disampaikan oleh narsumber dari Kemendikbudriset RI yakni Efendi Veranton Simbolon dan Dody Bayu Artapura. Tujuan utama rakor ini, sambung Irma, adalah singkronisasi pelaksanaan DAK 2022 dengan  perencanaan DAK fisik 2023. Terkait pelaporan maupun penginputan dari dapodik. 

“Allhamdulilah DAK fisik tahun ini untuk SMP se Kutai Timur kurang lebih Rp 23 miliar,” ujar Irma. (kopi7/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here