Beranda Keagamaan Calhaj Kutim Diminta Disiplin Prokes, Tertular COVID-19 Potensi Batal Berangkat

Calhaj Kutim Diminta Disiplin Prokes, Tertular COVID-19 Potensi Batal Berangkat

188 views
0

Suasana rapat pemantapan pemberangkatan jemaah Calhaj Kutim di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim. (foto Fuji Pro Kutim)

SANGATTA- Persiapan keberangkatan calon haji (calhaj) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun ini terus dimatangkan. Panitia pemberangkatan calhaj Kutim yang di bawah koordinasi Kementerian Agama (Kemanag) Kutim menggelar rapat pemantapan di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim, Selasa (7/6/2022).

Rapat dipimpin Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten H Andi Abdul Rahman didampingi Kepala Kemenag Kutim H Muliyadi Mugni dan Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kutim H Sofiansyah. Dihadiri sejumlah para pihak terkait. Seperti jajaran Kemang Kutim, Polres Kutim, Satpol PP, Dishub, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Dinas Kesehatan, Bagian Kesra dan lainnya.

Diawal rapat, seluruh undangan yang hadir berharap seluruh persiapan mengantarkan calhaj Kutim hingga ke Asrama Haji di Batakan, Balikpapan berjalan aman dan lancar. Sebelum ke embarkasi menuju ke Tanah Suci Makkah.

“Semoga saja persiapannya semakin matang dan lancar. Kami berharap 83 jemaah calon haji (Calhaj) yang terdiri dari 42 wanita dan 41 laki-laki tetap disehatkan hingga keberangkatan,” harap Kabag Kesra Setkab Kutim H Andi Abdul Rahman.

Rapat dipandu Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kutim H Sofiansyah, rapat ini membahas titik kumpul di Masjid Agung Komplek Islamic Center, Bukit Pelangi. Dalam rapat disepakati setiap calhaj harus berkumpul pukul 07.00 WITA pada 30 Juni 2022. Selain itu dibicarakan pula hal-hal dasar terkait biaya yang diperlukan untuk kegiatan penanganan haji hingga ke embarkasi. Hingga konsumsi untuk rombongan selama perjalanan darat.

“Semoga tidak ada kendala visa para jemaah calon haji,” katanya.

Kabag Kesra Setkab Kutim H Andi Abdul Rahman menambahkan, nantinya Calhaj Kutim akan diberangkatkan dari Sangatta menuju Balikpapan dengan menggunakan dua bus ukuran besar. Namun ia mengingatkan agar barang jemaah bisa dikumpulkan terlebih dahulu pada 28 dan 29 Juni 2022 di Kantor Kemenag Kutim.

“Khusus untuk jemaah calon haji dari kecamatan yang jauh, barang harus dibawa langsung dan setelah PCR jemaah harus stay (tinggal) di Sangatta,” ujarnya.

Seluruh jemaah Calhaj Kutim nantinya akan terbang menuju Jeddah, Arab Saudi dengan pesawat Garuda nomor penerbangan GA4106. Bersama 1179 jemaah Calhaj Kaltim keseluruhan. Berangkat dari Balikpapan 1 Juli 2022 pukul 22.05 WITA dan tiba di Jedah pada 2 juli 05.50 WITA.

Dari semua itu, satu hal yang tak bisa disepelekan adalah imbauan agar jemaah Calhaj Kutim bisa menjaga disiplin protokol kesehatan sebelum benar-benar berangkat ke Tanah Suci. Sebab lazimnya kebanyakan Calhaj Indonesia akan melaksanakan selamatan dan menggelar doa bersama sebelum berangkat haji. Jika tak benar-benar menerapkan disiplin protokol kesehatan, dikhawatirkan ada Calhaj Kutim yang gagal berangkat berhaji karena saat di PCR positif tertular COVID-19 dan tak memiliki cukup waktu untuk penyembuhan.

“Maka dari itu seluruh jemaah (Calhaj Kutim) diimbau agar apabila melaksanakan selamatan atau hajatan doa bersama sebelum haji di atas dua minggu sebelum keberangkatan, mengantisipasi tertular COVID-19. Karena apabila tertular mendekati keberangkatan tak cukup waktu melewati masa inkubasi,” jelas salah seorang Staf Dinas Kesehatan yang mengikuti rapat dimaksud.

Penting diketahui oleh para jemaah Calhaj Kutim, inkubasi adalah waktu yang diperlukan sejak tertular atau terinfeksi hingga muncul gejala. Saat ini masa inkubasi COVID-19 diperkirakan antara 1-14 hari dan perkiraan ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan kasus. (kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here