Beranda Keagamaan Wisuda 166 Santri TK/TPA Se-Kaliorang – Wabup Tegaskan Komitmen Pemkab Kutim Soal...

Wisuda 166 Santri TK/TPA Se-Kaliorang – Wabup Tegaskan Komitmen Pemkab Kutim Soal Pengembangan SDM

120 views
0

Foto : Momen Wakil Bupati bersama santriwati (Pro Kutim)

KALIORANG-  Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang mewisuda 166 santriawan dan santriawati TK/TPA Al-Quran angkatan ke-5 se-Kecamatan Kaliorang binaan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK/TP Alquran (LPP TK/TPA) bersama Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid ( BKPRMI) Kutim, Selasa (21/6/2022). Kegiatan dipusatkan di Gedung Serba Guna Desa Manunggal Jaya, Kaliorang.

Dihadapan para wisudawan dan orang tua santri,  Kasmidi Bulang menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada BKPRMI. Karena telah membimbing anak-anak menjadi generasi yang “Qur’ani”. Menjadi penyejuk di tengah-tengah keluarga. Apresiasi yang tinggi juga diberikan kepada orang tua atau wali yang sudah memberikan kepercayaan kepada BKPRMI untuk membimbing, membaca dan memahami Al-Qur’an lebih baik. 

Kasmidi Bulang menyampaikan bahwa Pemkab Kutim tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Khususnya bidang pendidikan, guna peningkatan kualitas SDM. Termasuk pembinaan TK/TPA di seluruh Kutim. Dengan memberikan alokasi anggaran sebesar Rp 20 miliar pada 2019 lalu dan terus berlanjut hingga sekarang ini.

“Alokasi anggaran tersebut sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap dunia pendidikan kita yang bisa dinikmati oleh para ustadz dan ustazah. Khususnya yang telah bersusah-payah mendidik anak-anak untuk memahami alquran dengan baik,” ujar Kasmidi. 

Kasmidi menambahkan bahwa tidak ada perbedaan antara pendidikan formal dan non formal. Semua mendapat perhatian yang setara. Kalau di sekolah formal negeri maupun swasta mendapat insentif, begitu pula dengan sekolah non formal seperti TK/TPA binaan BKPRMI Kutim.

“Semua harus dapat (insentif). Kita akan terus kawal, jadi jangan takut. Kalau kondisi keuangan memungkinkan, kita akan tingkatkan,” jelasnya. 

Sebelumnya, Kepala BKPRMI Kutim, Avandi menjelaskan bahwa pelaksanaan wisuda santri ini adalah program evaluasi, kepada para santri selama proses pembelajaran berlangsung. Sekaligus wujud pertanggungjawaban kepada Pemkab Kutim terkait pemberian insentif kepada ustadz dan ustazah yang telah mendidik, membimbing dan memahami Al-Qur’an dengan baik.

Afandi menambahkan saat ini ada 36 ribu santri di seluruh Kutim, 2334 ustaz dan ustazah. Dari 18 kecamatan yang ada di Kutim, Kaliorang adalah  kecamatan kesembilan yang menyelenggarakan wisuda. 

“Hari ini ada 166 santri yang diwisuda, jika diratakan setiap tahun ada 100 santri yang diwisuda di tiap kecamatan. Maka tiap tahun ada 1800 anak-anak Kutim yang sudah bisa baca dan tulis Al-Qur’an dengan baik,” ungkapnya. 

Avandi juga menyampaikan apresiasi yang tinggi bagi Pemkab Kutim yang telah memberikan perhatian penuh bagi pembinaan dan pengembangan TK/TPA. Selanjutnya sebagai organisasi kemasyarakatan dalam bidang pendidikan agama, setiap bantuan yang diberikan tentu harus berdasarkan aturan yang berlaku dan harus ada pertanggungjawaban kembali kepada Pemkab Kutim. 

“Kita tidak bisa memaksakan kehendak kita, kalau dapat ya syukur, kalau tidak dapat, kita jangan putus asa.Yakinlah, selalu ada jalan keluar bagi orang yang senantiasa berharap pada Allah Subhannahu wa Ta’ala,” ujar Avandi. (kopi4/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here