Beranda Kutai Timur Adu Balap Ketinting di Desa Saka, 35 Peserta Mencari yang Tercepat

Adu Balap Ketinting di Desa Saka, 35 Peserta Mencari yang Tercepat

76 views
0

Bupati Kutim saat melepas bendera start lomba balap ketinting di Dermaga Tungkap Desa Saka. Peserta lomba pun mencari waktu yang tercepat melintas di atas sungai. Foto: Hasyim/Dokpim

SANGKULIRANG – Raungan keras mesin CES perahu ketinting menjadi pemandangan yang mengacu adrenalin masyarakat antusias untuk menonton sekaligus meramaikan euforia lomba balap ketinting yang digelar panitia pelaksana (panpel) HUT ke-77 RI yang dipusatkan di area Dermaga Penyeberangan Tungkap Desa Saka Kecamatan Sangkulirang, Minggu (21/8/2022).

Ada 35 peserta unjuk gigi dalam momen ini. Panitia pelaksana (panpel) menggelar kegiatan dengan dua kategori lomba yakni di kelas ketinting mesin CES 6 PK diikuti 17 peserta dan 13 PK dengan 18 peserta yang berasal dari 15 desa di Kecamatan Sangkulirang mulai Desa Pelawan, Benua Baru Ilir, Benua Baru Ulu, Saka, Mandu, Mandu Dalam, Kerayaan, Maloy, Peridan, Kolek, Perupuk, Pulau Miang, Sempayau, Tanjung Manis dan Tepian Terap. Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan sponsor mulai dari PT BEJM, PT Darma Henwa, Astra Agro Lestari dan KPP Group.

Bendera start lomba balap ketinting langsung diangkat oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman didampingi Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan, Anggota DPRD Kutim Agusriansyah Ridwan, Camat Sangkulirang Rahmad, Kepala Desa Saka Hendra Hapri Hardi dan sejumlah undangan yang hadir. Dari pantauan Pro Kutim, peserta harus menuntaskan etape sepanjang 800 meter untuk mencari yang tercepat dalam lomba balap ketinting ini.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan sangat mengapresiasi sekali gelaran untuk pertama kalinya lomba balap ketinting se-Kecamatan Sangkulirang oleh Panpel Desa Saka.

“Ini sangat baik karena ke depan kita akan menuju event akbar Sail Sangkulirang 2024. Selama 14 hari nanti di agenda itu ada parade kapal perang, kapal umum dan lainnya. Momen itu sekaligus mengenalkan Kutim secara luas dengan aneka rangkaian kegiatan bahari lainnya,” jelasnya.

Nah, Ardiansyah menambahkan dengan adanya lomba balap ketinting ini bisa meramaikan event Sail Sangkulirang 2024 nanti.

“Untuk gaungnya saya minta ke depan eventnya ditambah dengan lomba perahu naga agar lebih merakyat yang nanti pembiayaannya melalui APBD Kutim yang dihandel oleh Dispora Kutim. Untuk itu, harus menjadi agenda tahunan,” tegasnya.

Lebih jauh, Ardiansyah juga menyarankan bagi pengusaha perahu naga bisa disewakan minimal yang muat 15 orang.

“Tahun depan kita lombakan di perairan Sangkulirang, jadi tetap ada lomba balap ketinting dan lomba perahu naga dengan level pialanya memperebutkan bupati cup dengan mengundang peserta dari luar Kutim jadi eventnya lingkup se-Kaltim dan bahkan bisa juga dari luar Kaltim datang jadi lebih besar lagi,” jelasnya.

Kepada Camat, ia meminta untuk mempersiapkan perencanaannya untuk bisa dianggarkan di APBD 2023. Nantinya dikolaborasikan dengan anggaran pokir DPRD Kutim juga.

“Ini sebagai bentuk perhatian pemerintah di eksekutif maupun legislatif dalam menggeliatkan kembali event-event masyarakat dalam sektor apa pun setelah tiarap 2 tahun akibat pandemi COVID-19. Kita kembali hidupkan perekonomian rakyat lewat event-event ke depan,” urainya.

Sementara itu, Ketua Panitia Thamrin melaporkan jika nantinya ke depan event ini akan digelar skalanya untuk level Kaltim.

“Jadi nanti kita akan mengundang perwakilan kabupaten/kota se-Kaltim untuk bisa ikut lomba balap ketinting dan lomba perahu naga sesuai arahan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman,” bebernya.

Ia menambahkan total hadiahnya yang siapkan panpel di dua kelas perlombaan berjumlah Rp 13,7 juta.

“Nah, sebagai tambahan yang spesial khusus para pemenang juara satu di kelas 6 PK dan 13 PK mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta,” ujarnya. (kopi13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here