Beranda Keagamaan Bupati Hadiri Acara Maulid Nabi di Dua Desa Kaubun – Ajak Warga...

Bupati Hadiri Acara Maulid Nabi di Dua Desa Kaubun – Ajak Warga Teladani Rasul dan Jaga Kondusifitas Daerah

93 views
0

Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman saat menyampaikan tausiyah pada acara maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Kaubun. (ist)

KAUBUN – Tujuan memperingati Maulid Nabi adalah sebagai bentuk syukur umat muslim telah dilahirkannya Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam (SAW). Bentuk syukur ini ditujukan tidak lain kepada Allah Subhanahu wa ta’ala (SWT) yang telah memberikan izin lahirnya Nabi Muhammad SAW. Sosok panutan sekaligus teladan yang membimbing umat Islam ke arah cahaya. Dengan latar belakang rasa syukur dan cinta kepada sosok Rasul itulah yang pada akhirnya membuat seluruh umat Islam di dunia selalu merayakan maulid Nabi.

Pun demikian warga Kutai Timur (Kutim) turut bahagia menggelar acara penting bagi segenap muslim tersebut. Pada Selasa (18/10/2022), Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman kembali memenuhi undangan masyarakat untuk merayakan maulid Nabi. Kali ini orang nomor satu di Pemkab Kutim tersebut hadir di Kecamatan Kaubun sekaligus menyampaikan tausiyah tentang syafaat maulid Nabi. Siang hari, acara pertama di berlangsung Masjid Nurul Falah di Desa Bumi Etam. Di masjid tersebut Ardiansyah mendapat sambutan hangat, dari Junaidi selaku ketua panitia acara beserta masyarakat yang sudah setia menunggu beberapa saat. Sedangkan di acara kedua yakni di Masjid Al Muhajirin di Desa Cipta Graha, Bupati langsung disambut Kades Muh Syahdan dan masyarakat setempat. Berkunjung tanpa pengawalan ketat, Ardiansyah langsung melebur dalam suasana hangat penuh kesederhanaan hari itu.

“Tujuan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah ajakan untuk mencari ilmu guna mempertebal keimanan dan akidah terhadap ajaran tauhid kepada Allah SWT,” ujar Ardiansyah.

Selanjutnya mendorong umat muslim untuk mempelajari hukum-hukum dalam ajaran Islam lebih baik. Sehingga bisa berguna untuk kehidupan umat sehari-hari. Mempertegas keimanan muslim bahwa Nabi Muhammad SAW adalah suri teladan bagi seluruh umat. Menegaskan Nabi Muhammad SAW satu-satunya utusan Allah SWT yang menyebarkan sekaligus membimbing umat Islam untuk melaksanakan perintah dan ajaran-Nya.

“Datang ke peringatan Maulid Nabi, berarti bapak dan ibu datang dengan tujuan untuk mengagungkan kemuliaan Nabi Muhammad SAW. Hadir di Maulid Nabi juga mendapatkan pahala dan syafaat karena mendengarkan ceramah serta syiar Islam yang disampaikan oleh ulama atau ustaz,” tambah Ardiansyah.

Bahkan saat umat muslim datang ke majelis untuk peringatan Maulid Nabi, tentunya juga memberikan pahala silaturahim. Warga bisa bertemu dengan saudara sesama Muslim, menjalin silaturahim dengan baik dalam pertemuan. Terakhir selain meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, Ardiansyah juga berharap masyarakat terus mendukung program pembangunan pemerintah. Dengan cara menjaga kondusifitas yang telah tercipta selama ini. Termasuk kerukunan umat beragama, suku dan adat istiadat. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat, khususnya panitia yang telah menggelar acara Maulid Nabi. Sebagai bentuk syiar Islam di lingkungan masyarakat.

Kepala Desa Cipta Graha Muh Syahdan mengatakan kegiatan maulid Nabi di desanya kali ini mengambil tema “Meneladani dan Mengamalkan Akhlak Nabi Dalam Kehidupan Sehari-Hari”. Dihadiri masyarakat, tokoh agama hingga unsur muspika. (kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here