Beranda Entertainment Rembug Budaya Gelaran Disbud Kutim, Topang Kesiapan Sail Sangkulirang

Rembug Budaya Gelaran Disbud Kutim, Topang Kesiapan Sail Sangkulirang

88 views
0

Momen Rembug Budaya 2022 di Cafe and Resto Teras Belad Sangatta.Foto: Wahyu/Pro Kutim

SANGATTA – Dalam upaya memajukan budaya di daerah Kutai Timur (Kutim), Dinas Kebudayaan (Disbud) Kutim kembali menggelar kegiatan Rembug Budaya 2022. Acara dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik Tejo Yuwono mewakili Bupati Kutim di Cafe and Resto Teras Belad, Sangatta Utara, Rabu (9/11/2022) pagi.

Dalam kesempatan itu, Tejo Yuwono menegaskan dalam rembug budaya ini harus dapat menghasilkan kesiapan Kutim untuk menunjukkan identitasnya dalam rangkaian Sail Sangkulirang kelak. Sudah dua kali rembuk budaya dihelat, akan tetapi sejauh mana rekomendasi-rekomendasi itu telah terlaksana. Jadi harus ada progres bukan hanya sekadar berembug saja.

“Bahwa sebuah budaya itu harus ada identitas yang jelas. Mulai keunikan yang mampu menarik masyarakat wisatawan dan lain sebagainya,” jelas Tejo di hadapan Anggota DPRD Kutim Yan Apuy, perwakilan Forkopimda, perwakilan kepala OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Tejo mencontohkan ada sebuah daerah yang mampu mengenalkan daerahnya melalui budaya. Yakni Yogyakarta yang mampu mengemas keunikan budayanya. Sehingga terangkat nama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kemudian Bandung, walaupun terkenal makanannya, tetapi Bandung memiliki khas tarian daerah Bandung. Selanjutnya yang paling fenomenal adalah daerah Bali. Apapun kegiatan upacara selalu menjadi sorotan dari semua pihak.

“Mereka bisa mengangkat budayanya, karena identitas budayanya unik. Untuk Kutim ini sudah memiliki budaya yang jelas. Contoh kecilnya adalah menyanyikan Mars Kutim, itu adalah salah satu budaya,” bebernya.

Ia berharap sesuai rembug ini, semua budaya di Kutim yang belum terekspos dapat ditampilkan dalam even Sail Sangkulirang nantinya.

Sebelumnya, Plt Kadis Kebudayaan M Rodiansyah menyampaikan, rembug budaya kali ini mengangkat tema “Kesiapan Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan Dalam Rangka Partisipasi Kegiatan Sail Sangkulirang 2024”.

“Diharapkan dalam rembug budaya ini para budayawan dan penggiat seni dapat memberikan saran dan kritik. Sebagai acuan kami dalam melaksanakan program yang digadang untuk berpartisipasi dalam Sail Sangkulirang mendatang,” pungkasnya. (kopi7/kopi13/kopi3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here