Beranda Kutai Timur Turnamen Sepak Takraw Se-Kutim, Ajang Seleksi dan Pembinaan

Turnamen Sepak Takraw Se-Kutim, Ajang Seleksi dan Pembinaan

127 views
0

Momen Wabup Kasmidi Bulang saat membuka Turnamen Sepak Takraw antar klub se-Kutim. Foto : Ist for Pro Kutim

SANGATTA – Setelah menggelar turnamen sepak takraw antarklub dengan sistem zonasi dari bulan Juli hingga Oktober 2023, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kutai Timur (Kutim) kembali menyelenggarakan Turnamen Sepak Takraw Antarklub se-Kutim. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Kasmidi Bulang di Gedung Olahraga (GOR) Kudungga, Minggu (5/11/2023).

Pada kesempatan itu, Wabup Kasmidi Bulang mengaku bangga dengan langkah cabang olahraga (cabor) PSTI Kutim, yang telah sukses melaksanakan beberapa turnamen dan pembinaan atlet muda potensial. Pemerintah akan terus mendorong agar kegiatan setiap cabor terus berlanjut. Bahkan sampai tingkat kecamatan dan desa.

“Kita patut bangga dengan langkah PSTI Kutim di bawah kepemimpinan Jepi Darsono. Tidak hanya pembinaan atlet muda, namun sertifikasi pelatih dan wasit sukses dilaksanakan,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia meminta cabor untuk tidak perlu khawatir terkait dengan sumber pendanaan, karena tahun depan (2024) pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang cukup.

“Insyaallah tahun depan, sumber dana olahraga ada dua, yakni Dispora dan KONI. Artinya apa, kegiatan sama pada hari ini wajib tetap dilaksanakan secara rutin, sehingga potensi yang dimiliki terus dikembangkan,” jelas Kasmidi.

Sementara itu, Wakil Ketua IV KONI Kutim Akbar mengaku peran pemerintah melalui Wabup Kutim Kasmidi serta Jepi darsono selaku Ketua Cabor PSTI, pembinaan sepak takraw terus menggeliat bahkan menjadi salah satu barometer untuk pengembangan cabor di Kutim.

“Sangat luar biasa. Saya bayangkan kalau semua cabor di Kutim seperti Babe Jepi, gimana majunya olahraga Kutim. Ini menjadi contoh bagi cabor yang lain, bahwa kita semua harus mengikuti ritme agar sejalan dengan visi misi Ketua KONI Kutim. Menargetkan prestasi olahraga bisa lebih baik dari sebelumnya,” ucap Akbar.

Sebelumnya, Ketua PSTI Kutim Jepi Darsono mengaku bahwa kejuaraan PSTI antarklub se-Kutim merupakan agenda penutup dari seluruh rangkaian kegiatan PSTI tahun 2023. Ia berharap kegiatan serupa tetap berlanjut di tahun 2024 dan pemerintah melalui Wabup Kasmidi tetap mensupport agar pembinaan terus berlanjut.

“Tidak hanya turnamen yang kami lakukan, namun sertifikasi wasit dan pelatih juga berhasil digelar. Saat ini Kutim telah memiliki pelatih bersertifikasi sebanyak 42 orang dan 32 wasit berlisensi atau bersertifikat baik daerah bahkan nasional,” urainya.

Terakhir, ia menyampaikan bahwa turnamen ini akan berlangsung selama tiga hari dari 5-7 November 2023. Memperebutkan total hadiah sebanyak Rp 30 juta dengan jumlah peserta yang terlibat sebayak 27 klub dari berbagai kecamatan di Kutim. (kopi14/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini