Beranda Kutai Timur Bunda PAUD Kutim Tekankan Perlindungan Anak dan Pencegahan Pernikahan Dini

Bunda PAUD Kutim Tekankan Perlindungan Anak dan Pencegahan Pernikahan Dini

14 views
0

Bunda PAUD Kabupaten Kutim Siti Robiah. Foto : Nasruddin/Pro Kutim

SANGATTA – Bunda PAUD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Siti Robiah menegaskan pentingnya perlindungan anak dan pencegahan pernikahan dini pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 tingkat Kabupaten Kutai Timur yang digelar di Ruang Akasia, Gedung Serbaguna Bukit Pelangi, Minggu (26/7/2026).

Mengusung tema nasional “Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”, Siti Robiah mengatakan tema tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata seluruh elemen masyarakat dalam memenuhi hak-hak anak.

“Pesan ini bukan hanya sekadar slogan, tetapi merupakan panggilan aksi bagi kita semua sebagai orang tua, pendidik, dan masyarakat untuk memberikan kasih sayang kepada anak-anak kita sehingga anak-anak kita menjadi anak-anak yang penyayang dan juga anak-anak yang bergembira,” kata Siti Robiah.

Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi anak, baik di rumah maupun di sekolah, agar mereka dapat belajar, bermain, dan berkembang tanpa rasa takut terhadap kekerasan maupun intimidasi.

“Melindungi anak-anak kita, memastikan hak-hak mereka untuk tumbuh, belajar, dan bermain terpenuhi tanpa rasa takut. Seperti apa yang disampaikan oleh Kak Seto, anak-anak kita harus senang belajar, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.

Selain itu, Siti Robiah mendorong anak-anak untuk aktif mengikuti kegiatan positif yang dapat membentuk karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial sejak dini. Menurutnya, pembinaan melalui berbagai wadah organisasi dan kegiatan edukatif menjadi salah satu cara mencegah anak terjerumus ke dalam pergaulan negatif.

Ia juga mengajak para orang tua dan guru membangun komunikasi yang terbuka dengan anak-anak. Menjadi pendengar yang baik, menurutnya, akan membuat anak merasa terlindungi sehingga tidak mencari pelampiasan ke perilaku yang merugikan.

“Saya mengajak para orang tua dan guru untuk mengayomi anak-anak kita, memberikan pendampingan yang baik, sehingga mereka merasa memiliki tempat untuk bercerita dan tidak mencari pelampiasan ke hal-hal yang negatif,” ucapnya.

Terakhir, Siti Robiah memotivasi anak-anak agar terus belajar, menghormati orang tua dan guru, serta berani memiliki cita-cita setinggi mungkin. Ia memastikan pemerintah daerah bersama para pendidik akan terus mendukung terciptanya generasi Kutim yang unggul dan berakhlak.

Sementara itu, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengajak seluruh orang tua mengawal pendidikan anak hingga tuntas dan tidak terburu-buru menikahkan mereka. Menurutnya, anak perlu diberi kesempatan mengembangkan potensi sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

“Kawal anak-anak kita hingga tuntas mengenyam pendidikan formal dan memiliki kesiapan mental maupun fisik. Jangan tergesa-gesa menikahkan anak. Dukung mereka saat mereka bermimpi dan dampingi mereka saat mereka berjuang meraih impian itu,” kata Ardiansyah.

Ardiansyah menambahkan, Pemkab Kutim akan terus memperkuat layanan perlindungan anak, memperluas akses pendidikan berkualitas, serta menghadirkan lebih banyak ruang ramah anak.

“Terus bermimpi, fokuslah menyelesaikan pendidikan, kembangkan bakat dan kemampuan yang kalian miliki, manfaatkan teknologi secara bijak, serta pilih lingkungan pergaulan yang positif. Beranilah mengatakan tidak terhadap segala sesuatu yang dapat merusak masa depan kalian,” tutupnya. (kopi14/kopi13/kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini