Beranda Infrastruktur 108 Unit Listrik 24 Jam PLN Terpasang di Kolek – Warga Antusias...

108 Unit Listrik 24 Jam PLN Terpasang di Kolek – Warga Antusias Mendukung, Bakal Ada Peningkatan

431 views
0

Foto bersama Bupati dengan unsur muspika dan warga Desa Kolek. (Fuji Pro Kutim)

SANGKULIRANG – Penyalaan perdana listrik 24 jam dari PLN di Desa Kolek, Kecamatan Sangkulirang oleh Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman, Jumat (8/9/2023) malam, menjadi berkah tak terkira bagi masyarakat setempat. Hal tersebut disampaikan sendiri oleh Kepala Desa (Kades) Kolek Adi Kurniawan. Dia mewakili seluruh warganya mengaku bersyukur kini nyala listrik 24 jam yang didambakan sejak lama sudah bisa dinikmati masyarakat.

“Kami sangat bersyukur karena saat ini, dari
159 unit rumah, sudah terpasang (listrik 24 jam) di 108 unit rumah. (Menurut informasi PLN) Rencana ada perluasan daerah yang belum terjangkau,” katanya.

Ada sebanyak 25 unit rumah yang belum menikmati listrik PLN karena terkendala lokasi yang sangat jauh dari jalan. Namun demikian, pihaknya bersama PLN akan terus mencarikan solusi agar warga yang rumahnya belum tersetrum listrik bisa turut menikmati.

“Terima kasih kepada Bupati dan PLN, akhirnya desa kami bisa terang benderang. Karena persoalan pemasangan listrik sejak lama dinantikan. Awalnya belum ada kepastian, di masa kepemimpinan saat ini desa terpencil bisa teraliri listrik PLN,” ujarnya seraya bersyukur.

Di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Kolek, Kepala PT PLN Unit Layanan Pelanggan Sangatta Bibit Setiyadi turut menyampaikan apresiasi luar biasa kepada masyarakat, karena dari awal sudah mendapat sambutan sangat baik.

“Walaupun jalannya belum representatif, namun masyarakat terus mendukung program distribusi listrik yang dilakukan PT PLN,” sebutnya. “Juga Bupati Kutim (H Ardiansyah Sulaiman) yang terus mendukung penuh program kami,” tambahnya.

Bibit menyampaikan bahwa program kelistrikan PLN akan dikerjakan di 13 desa pada 2023 ini. Di Kolek dilaksanakan layanan listrik di 103 buah dan 5 fasilitas umum. Sedangkan 25 usulan program subsidi diupayakan bisa dilayani seluruhnya. Dia mengingatkan warga agar kebutuhan administrasinya dilengkapi.

“Dukungan 5,65 kilometer jaringan SUTM dibangun dengan daya 20.000 volt. Kami sangat terbantu untuk proses penebangan pohon. Bahkan kami apresiasi karena warga turun sendiri menyelesaikan,” sebutnya.

Selain itu mendukung program yang ada, PLN juga membangun travo dan lainnya. Selanjutnya karena Desa Kolek berada di tengah-tengah Kecamatan Kaubun dan Sangkulirang, menurut Bibit hal tersebut akan sangat menguntungkan masyarakat. Sebab nantinya listrik di Kolek akan didukung gardu induk di Maloy.

“Kolek adalah salah satu desa yang langsung dilayani 24 jam, bisa dikatakan yang tercepat,” kata Bibit.

Setelah pemasangan listrik, Bibit menyampaikan kepada warga bahwa tanggung jawab PLN hanya sampai kilometer. Sedangkan untuk instalasi tanggung jawab warga masing-masing. Tim PLN siap bertanggung jawab memberikan pelayanan 24 jam. Imbauan agar anak-anak dan warga tak beraktivitas di dekat jaringan tegangan tinggi PLN turut disampaikan. Demi keselamatan masyarakat dan keamanan sistem kelistrikan yang ada.

Terakhir sebagai bentuk dukungan peningkatan kesejahteraan masyarakat, Bibit juga menyampaikan program promo pelanggan nasional. Yakni tambah daya selama satu bulan. Penambahan daya bisa mencapai 5500 Watt. (kopi3)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini