Beranda Kutai Timur Kendala Pembangunan Di Kecamatan – Camat Diajak Duduk Bersama, Cari Solusinya

Kendala Pembangunan Di Kecamatan – Camat Diajak Duduk Bersama, Cari Solusinya

71 views
0

Susana rapat coffe morning yang dihadiri seluruh camat dan kepala desa se-Kutim di ruang Meranti Kantor Bupati, Senin (4/3/2019). (Foto Jani Humas)

SANGATTA – Akibat defisit anggaran yang mendera neraca keuangan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) tiga tahun terakhir berimbas pada seretnya progress pembangunan. Seperti biasanya, setiap Senin Pemkab Kutim menggelar rapat koordinasi coffee morning. Kegiatan mingguan Senin,(4/3/2019) diruang Meranti Kantor Bupati, kali ini nampak berbeda, karena memasuki pekan pertama setiap bulan, tak hanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja yang dihadirkan, tapi juga seluruh camat dan kepala desa se Kutim.

Coffee morning dipimpin Wakil Bupati Kasmidi Bulang didampingi Seskab Irawansyah, Asisten Pemerintahan umum dan Kesejahteraan Suko Buono serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rupiansyah. Dihadiri pula pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Kutim.

Rapat diawali dengan membahas persoalan yang ada di OPD, selanjutnya seluruh kecamatan dan desa diminta menyampaikan secara bergantian terkait progres pembangunan diwilayah masing-masing. Aduan terkait listrik, air bersih PDAM hingga jaringan telekomunikasi menjadi hal yang paling dominan disampaikan seluruh camat pada saat itu.

Tak hanya itu, persoalan tekait anggaran Dana Desa (ADD), pengadaan mobil pemadam kebakaran, pembangunan infrastruktur jalan, pembangunan kantor desa dan kecamatan, kemudian harga sawit yang anjlok, pasar, hingga pembangunan jembatan menjadi beberapa persoalan lainnya. Disampaikan oleh seluruh camat dan beberapa kepala desa.

Beberapa persoalan yang disebutkan, langsung ditanggapi saat itu juga oleh Wabup. Selanjutnya dikonfirmasi kepada instansi terkait. Seperti listrik, Wabup Kasmidi meminta kepada seluruh Kepala desa untuk hadir mengikuti rapat dan berembung bersama usai rapat coffee morning untuk mencari solusi.

“Hari ini kita akan rapat bersama, PLN bontang dan Cabang Sangatta akan hadir dirapat nanti. Semua desa yang bermasalah dengan PLN kita bahas bersama,”ujar kasmidi.

Sementara untuk persoalan air bersih PDAM langsung ditanggapi Pjs Direktur Tirta Tuah Benua Kutim Suparjan. Kemudian mengenai jaringan telekomunikasi, Wabup mengungkapkan saat ini beberapa kecamatan memang masih kesulitan. Untuk itu dirinya mengintruksikan Diskominfo Persandian dan Statistik untuk menginvetarisir kecamatan mana saja wilayah yang kesulitan dan belum ada jaringan telekomunikasi. Begitu juga dengan persoalan lain yang langsung ditanggapi oleh Wabub untuk dicarikan solusinya.

Wabup berharap, dengan koordinasi yang intensif kedepan didapati solusi yang baik untuk menyelesaikan segala persoalan dimaksud. Tak lupa ia meminta semua pihak bahu membahu bekerjasama untuk mengimplementasikan ide kreatif guna menutupi celah-celah pembangunan yang selama ini menjadi kendala untuk menyejahterakan masyarakat. Salah satunya meningkatkan pelayanan prima disetiap intansi masing-masing. (hms10)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here